Beranda / Daerah / Warga Tunggala Nilai Penanganan Banjir Belum Maksimal: “Yang Kami Rasakan, Bukan Sekadar Pernyataan”

Warga Tunggala Nilai Penanganan Banjir Belum Maksimal: “Yang Kami Rasakan, Bukan Sekadar Pernyataan”

Kendari — Pernyataan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari yang membantah tudingan mengabaikan banjir di Jalan Tunggala menuai respons dari masyarakat. Warga setempat menegaskan bahwa kondisi di lapangan masih jauh dari klaim penanganan yang disebut terus berjalan.

Sejumlah warga mengaku banjir masih kerap terjadi setiap kali hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Genangan air bahkan disebut masuk ke pekarangan hingga rumah warga, mengganggu aktivitas harian dan menimbulkan kerugian.

“Yang kami rasakan ini nyata, bukan soal pencitraan. Kalau memang penanganan sudah maksimal, seharusnya banjir tidak terus berulang seperti ini,” ujar salah satu warga (Az).

Menurut warga, persoalan utama terletak pada sistem drainase yang dinilai belum berfungsi optimal. Saluran air yang sempit, tersumbat, serta sedimentasi disebut menjadi faktor yang terus berulang tanpa penyelesaian menyeluruh.

Selain itu, warga juga menilai langkah penanganan yang dilakukan masih bersifat sementara dan belum menyentuh akar persoalan. Mereka berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pernyataan di ruang publik, tetapi benar-benar menghadirkan solusi konkret di lapangan.

“Kami butuh bukti nyata, bukan sekadar penjelasan. Karena yang terdampak langsung itu kami sebagai masyarakat,” tambah warga lainnya.

Sebelumnya, pihak PUPR Kota Kendari melalui Plt Kepala Dinas menyatakan bahwa penanganan banjir di Jalan Tunggala telah dilakukan dan akan terus berlanjut, termasuk melalui berbagai langkah teknis dan rencana jangka panjang.

Namun demikian, perbedaan pandangan antara pemerintah dan masyarakat mencerminkan adanya kesenjangan persepsi terhadap kondisi riil di lapangan. Warga berharap pemerintah dapat lebih responsif dan terbuka terhadap aspirasi, serta mempercepat realisasi penanganan yang berdampak langsung.

Hingga kini, Jalan Tunggala masih menjadi salah satu titik yang kerap dikeluhkan warga akibat persoalan banjir yang belum sepenuhnya teratasi. Ini belum apa apa kalau tiba tiba hujan deras pasti banjir lagi.

Namun masyarakat menilai Plt kadis PUPR mungkin hanya duduk di ruangan menyuruh anggotanya turun di lapangan hanya melihat lihat lalu di duga bikin berita Batahan pencitraan terlebih ibu walikota juga harusnya peka mencopot dan mengganti kadis PUPR yang lebih berkompeten sesuai bidangnya, bukan yang di duga jadi penjilat dan pencitraan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *