Kendari – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Kendari terus menunjukkan kinerja yang maksimal dalam membantu warga miskin.
Ketua Baznas Kota Kendari Drs. H. Amri Natsir, M.Si mengatakan berbagai program yang langsung dirasakan masyarakat miskin antara lain gerakan pasar murah (GPM) yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan bekerjasama dengan Baznas Mota Kendari.
Serta mengikutkan UMKM binaan Baznas Kota Kendari dalam GPM yang dilaksanakan di halaman kantor walikota.
“Dinas Ketapang menyiapkan tenda untuk UMKM binaan Baznas Kota Kendari dan jualan UMKM laris,” kata Amri kepada Kabengga.id, Selasa (10/2).
Dikatakan program GPM dilaksanakan atas kerjasama Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) dengan Baznas Kota Kendari dari tanggal 9–13 Februari 2026.
Tujuan GPM diharapkan mampu menstabilkan harga pangan serta memperkuat daya beli masyarakat.
Di GPM pihak Ketahanan Pangan menyiapkam beras 2, 5 ton dimana Baznas mengambil peran dengan mensubsidi Rp 8000 persak beras.
“Harga beras persak dari dolog Rp58 ribu lalu baznas mensubsidi Rp8000 jadi persak harganya sisa Rp 50 ribu sehingga terjangkau warga miskin” ungkapnya.
Selain program GPM Baznas juga memberikan bantuan kepada 100 orang warga miskin ekstrim sebesar Rp400 ribu perorang.
“Setelah mendapat bantuan warga miskin langsung belanja di pasar murah, jadi alhamdulillah masyarakat terbantu,” ungkapnya.
Lebih lanjut Amri menjelaskan dalam GPM disediahkan banyak kebutuhan pokok termasuk produk olahan UMKM binaan Baznas dengan harga terjangkau.
Menurutnya manfaat keikutsertaan UMKM binaan Baznas Kota Kendari dalam kegiatan GPM diharapkan pelaku usaha terus tumbuh dan berkembang.
Selain program GPM, Baznas Kota Kendari melaksanakan kios zakat (zmart) dibeberapa tempat, Baznas juga melakukan perbaikan rumah warga miskin kategori rumah tidak layak huni (RTLH)
“Kalau RTLH kami bekerjasama dengan pemkot melakukan pembinaan dan perbaikan rumah,” tutup Amri. (redaksi)










