KENDARI – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan daerah dan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 Tingkat Provinsi Sultra di Hotel Sahid Azizah Syariah Kendari, Senin (15/12/2025).
Mengusung tema Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045, peringatan Hari Ibu tahun ini disebut Gubernur bukan sekadar seremoni, melainkan momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
“Peringatan Hari Ibu merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan serta kontribusi perempuan dalam sejarah bangsa. Ini juga menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa keterlibatan aktif perempuan,” tegasnya.

Gubernur mengingatkan, Hari Ibu berakar dari Kongres Perempuan Indonesia tahun 1928 yang menjadi tonggak perjuangan kesetaraan hak perempuan. Semangat tersebut, menurutnya, harus terus dihidupkan melalui kebijakan yang membuka ruang seluas-luasnya bagi perempuan untuk berperan di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan, hingga politik.
Ia juga menyoroti fokus nasional PHI 2025 yang memberikan perhatian khusus kepada perempuan pekerja di wilayah pesisir. Pemerintah Provinsi Sultra, kata dia, berkomitmen memperkuat program Desa Nelayan melalui sinergi pusat dan daerah, termasuk bantuan perbaikan rumah nelayan hingga Rp50 juta per unit guna meningkatkan kesejahteraan keluarga pesisir.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sultra, Arinta Andi Sumangerukka, menegaskan bahwa perempuan bukan hanya penyangga keluarga, tetapi juga penggerak utama pembangunan daerah.
“Kesetaraan gender bukan lagi sekadar wacana. Perempuan Sultra harus tampil sebagai pemimpin, inovator, dan motor penggerak ekonomi,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya penguatan UMKM perempuan, perluasan akses pendidikan, serta keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan strategis, baik di pemerintahan maupun ranah politik.
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Sultra juga menyerahkan penghargaan kepada perempuan pelopor dan gender champion sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi nyata dalam pengarusutamaan gender. Penghargaan diserahkan langsung oleh Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Sultra.
Peringatan Hari Ibu ke-97 ini dihadiri unsur Forkopimda Sultra, pimpinan OPD, organisasi perempuan, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh perempuan dari berbagai daerah di Sulawesi Tenggara.
Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi mendukung perempuan agar semakin berdaya dan mandiri.
“Perempuan yang kuat akan melahirkan keluarga tangguh. Dari keluarga tangguh, lahir bangsa yang maju dan berdaya saing,” pungkasnya.(redaksi).










