Kendari,MediaSekawan.Com.- Di banyak desa di Sulawesi Tenggara, pergi ke bank berarti menempuh perjalanan berjam-jam, menyeberang laut, atau melintasi jalan pegunungan. Kini, perjalanan panjang itu perlahan berkurang — setelah Bank Sultra menghadirkan jaringan Agen ANOALink, layanan perbankan tanpa kantor yang dirancang mendekati warga hingga ke pelosok.
Program ini resmi beroperasi setelah Bank Sultra mengantongi persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Surat Nomor S-437/KO.16/2025. Dengan skema agen, layanan bank kini bisa hadir di warung kecil, toko kelontong, hingga rumah usaha masyarakat.
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut ANOALink sebagai jembatan yang menghubungkan kebutuhan warga dengan layanan keuangan yang sebelumnya sulit dijangkau.
“Kami ingin memastikan bahwa jarak tidak lagi menjadi penghalang. Melalui agen di lingkungan sekitar, masyarakat dapat menabung, menarik tunai, atau membayar tagihan dengan lebih mudah,” ujarnya.
Bagi warga desa, agen ini bukan sekadar titik transaksi — tetapi juga ruang baru bagi aktivitas ekonomi: petani bisa menyetor hasil penjualan, nelayan tak lagi menunda simpanan, dan pelaku UMKM memiliki akses transaksi yang lebih cepat.
Layanan yang disediakan ANOALink mencakup pembukaan rekening, setor dan tarik tunai, serta pembayaran tagihan secara aman dan real time. Di sisi lain, program ini ikut membuka peluang usaha bagi masyarakat yang menjadi mitra agen.
Bank Sultra menargetkan jaringan ANOALink tumbuh bertahap di berbagai wilayah, dengan prioritas desa-desa yang minim akses layanan perbankan. Pendaftaran mitra dapat dilakukan melalui kantor cabang terdekat atau laman resmi www.banksultra.co.id/agen-laku-pandai.**










