Beranda / Sosial / HMPS Sosiologi Gelar Dialog Mahasiswa di Dorong Aktif Berorganisasi dan Membangun Kesadaran Kolektif

HMPS Sosiologi Gelar Dialog Mahasiswa di Dorong Aktif Berorganisasi dan Membangun Kesadaran Kolektif

‎Kendari, Mediasekawan.com 4 November 2026 – Pelaksanaan kegiatan Bazar Dialog yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sosiologi dengan mengangkat tema “Organisasi bagi Mahasiswa: Hambatan atau Peluang” merupakan salah satu bentuk upaya HMPS Sosiologi untuk kembali membangun kesadaran, menumbuhkan minat, serta meningkatkan semangat berorganisasi di kalangan mahasiswa Sosiologi.
‎
‎Pengangkatan tema tersebut berangkat dari berbagai keresahan terhadap kondisi partisipasi mahasiswa Sosiologi dalam organisasi internal HMPS Sosiologi yang dinilai semakin hari mengalami penurunan.
‎
‎Narasumber, Kordinator Wilayah KPN HMI Sulawesi Tenggara, Rasman mengatakan organisasi mahasiswa merupakan salah satu ruang penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi diri, membangun kemampuan kepemimpinan, memperluas relasi sosial, serta melatih kepekaan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan kampus maupun masyarakat.
‎
‎Meski demikian masih banyak pandangan bahwa berorganisasi justru menjadi penghambat dalam menjalankan aktivitas akademik dan menyelesaikan perkuliahan.
‎
‎”Padahal, apabila dikelola dengan baik, organisasi dapat menjadi peluang sekaligus wadah pembelajaran yang memberikan pengalaman dan pengetahuan di luar ruang perkuliahan,” Katanya.
‎
‎Sementara, Eks Ketua DPC GMNI Kendari, Rasmin Jaya membeberkan bahwa dialog ini menjadi momentum silaturahmi dan memperkuat solidaritas antar mahasiswa dan alumni.
‎
‎Ia juga menegaskan, bahwa organisasi mahasiswa adalah ruang dan instrumen strategis untuk belajar berbagai hal, kepemimpinan, membangun jati diri, keberanian, dan kesadaran yang tidak hanya untuk diri sendiri namun juga untuk mahasiswa yang lain untuk merespon berbagai persoalan.
‎
‎”Maka seharusnya, organisasi sebagai jalan untuk mempercepat proses penyelesaian studi mahasiswa bukan untuk menjadi hambatan apa lagi beban,” Tegasnya.
‎
‎Organisasi mengajarkan kita tentang arti tanggung jawab, membangun kepercayaan diri, dan mampu menyelesaikan masalah.
‎
‎Ia yakin, jika mahasiswa bersungguh sungguh, tekun, konsisten dan komitmen terhadap prosesnya maka akan mendapatkan sesuatu yang ia inginkan.
‎
‎”Jangan hanya karena keterbatasan, lalu kita membunuh harapan dan cita-cita kita sebagai mahasiswa. Maka manfaatkanlah waktu dan kesempatan yang ada karena itu tidak akan datang dua kali,” Tegasnya.
‎
‎Ia juga menceritakan proses selama berorganisasi, sangat banyak manfaat yang bisa kita dapatkan.
‎
‎”Tiada yang sia-sia dalam perjuangan, namun juga di butuhkan kesabaran yang ekstra untuk mencapai harapan tersebut,” Tegasnya.
‎
‎Terakhir, ia menyinggung bahwa bukan organisasi yang dapat menghambat proses akademik mahasiswa tetapi manajemen diri dari setiap individu apa lagi banyak juga mahasiswa yang kuliah sambil bekerja demi mencukupi kebutuhan hidupnya selama di Kendari dan itu patut kita apresiasi
‎
‎Selain itu, kegiatan ini juga secara khusus diharapkan mampu menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru angkatan 2026 untuk mengenal lebih dekat dunia organisasi, khususnya HMPS Sosiologi.
‎
‎”Kami ingin mendorong mahasiswa baru agar tidak hanya berorientasi pada aktivitas akademik, tetapi juga memiliki keberanian untuk mengambil bagian dalam ruang-ruang pengembangan diri dan kolektif melalui organisasi,” Katanya.
‎
‎Melalui kegiatan ini, HMPS Sosiologi ingin membuka ruang diskusi dan pertukaran gagasan untuk menjawab berbagai stigma, anggapan, maupun pertanyaan yang selama ini berkembang di kalangan mahasiswa mengenai organisasi.
‎
‎Pada akhirnya, Bazar Dialog ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau ruang diskusi semata, melainkan menjadi momentum refleksi bagi seluruh mahasiswa Sosiologi untuk kembali membangun semangat kebersamaan, memperkuat eksistensi organisasi, serta menyadari bahwa organisasi bukanlah penghambat bagi mahasiswa, melainkan salah satu peluang untuk bertumbuh, belajar, dan berproses menjadi pribadi yang lebih baik.
‎
‎Redaksi : Mediasekawan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *