KENDARI — MEDIASEKAWAN.COM.|| Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kota Kendari menegaskan dukungan penuh terhadap Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk tetap berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia. Dukungan ini disampaikan menyusul munculnya wacana penempatan Polri di bawah kementerian tertentu.
Ketua PC IMM Kota Kendari, Dirman, menilai wacana tersebut sebagai narasi yang keliru dan tidak sejalan dengan cita-cita Reformasi 1998. Menurutnya, reformasi telah meletakkan fondasi yang jelas mengenai posisi Polri sebagai institusi sipil yang profesional, independen, dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden.
“Amanat Reformasi 1998 telah menempatkan Polri langsung di bawah Presiden, sebagaimana ditegaskan dalam TAP MPR Nomor VII/MPR/2000 dan diimplementasikan melalui Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia,” ujar Dirman.
Ia menegaskan bahwa persoalan utama Polri bukan terletak pada struktur kelembagaan berada di bawah siapa, melainkan pada bagaimana kewenangan tersebut dijalankan secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab kepada publik.
“Yang harus kita dorong adalah profesionalisme, transparansi, serta rasa tanggung jawab Polri dalam menjalankan tugasnya, bukan justru mendorong penempatan Polri di bawah kementerian yang tidak menjawab substansi reformasi,” tegasnya.
Dirman juga menilai bahwa penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan institusi kepolisian. Menurutnya, hal tersebut dapat membuka ruang intervensi politik dan politisasi kekuasaan yang berisiko menggeser Polri dari alat negara menjadi alat kekuasaan.
“Kami khawatir jika Polri berada di bawah kementerian, independensinya akan terganggu dan berpotensi memperbesar intervensi politik. Ini tentu bertentangan dengan semangat reformasi,” katanya.
PC IMM Kota Kendari, lanjut Dirman, sangat mendukung sikap Kapolri yang disampaikan dalam rapat bersama Komisi III DPR RI, yang menegaskan bahwa Polri tetap berada di bawah Presiden sehingga sistem komando dan pertanggungjawaban dapat berjalan secara langsung dan jelas.
Selain itu, Dirman menilai posisi Polri sangat strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, menempatkan Polri di bawah kementerian dinilai justru akan memperlambat kerja-kerja pelayanan, penegakan hukum, serta respons institusi terhadap kebutuhan masyarakat.
Sebagai organisasi mahasiswa yang konsisten mengawal isu hukum dan demokrasi, PC IMM Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk terus mendorong reformasi Polri yang substansial, dengan menjunjung tinggi nilai profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas demi terwujudnya penegakan hukum yang berkeadilan. (AO)










