Beranda / Daerah / Pemkot Hadirkan Kapal Pinisi Sebagai Kapal Wisata Teluk Kendari

Pemkot Hadirkan Kapal Pinisi Sebagai Kapal Wisata Teluk Kendari

Kendari – Menikmati matahari terbenam dari atas kapal pinisi kini menjadi pengalaman wisata baru di Kota Kendari. 
Pengalaman ini ditawarkan melalui Kapal Pinisi Kendari, kapal wisata perdana yang secara khusus dirancang untuk menghadirkan rekreasi bahari dengan konsep hiburan dan kenyamanan.

Salah satu manajemen Kapal Pinisi Kendari, Muhammad Iqbal, mengatakan kehadiran kapal ini menjadi langkah awal pengembangan wisata bahari di Teluk Kendari. 

Ia menyampaikan bahwa Kapal Pinisi Kendari merupakan kapal perdana yang siap melayani wisata bahari dengan konsep rekreasi dan hiburan, sekaligus memberi alternatif baru bagi masyarakat dan wisatawan yang ingin menikmati Teluk Kendari dari sudut pandang berbeda.

”kapal ini merupakan kapal perdana yang siap melayani wisata bahari di Teluk Kendari dengan konsep rekreasi dan hiburan,” Ujar Ikbal

Kapal Pinisi Kendari melayani perjalanan wisata bertajuk sunset trip dengan waktu keberangkatan mulai pukul 15.30 hingga sekitar pukul 20.00 wita 

Dalam durasi tiga hingga empat jam pelayaran, penumpang diajak menyusuri teluk sambil menikmati pemandangan alam, suasana laut, serta panorama senja yang menjadi daya tarik utama. 

Layanan ini beroperasi setiap hari, dari Senin hingga Minggu, dengan sistem reservasi yang fleksibel. Reservasi dibagi menjadi dua kategori, yakni reservasi privat dan reservasi umum atau open trip. 

Untuk reservasi privat, satu kelompok dapat memesan satu kapal secara penuh sesuai kebutuhan acara minimal 30 orang. 

Sementara itu, open trip terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung bersama penumpang lain. 

Pada tahap awal operasional, kapasitas penumpang dibatasi 30 orang lebih, meskipun secara teknis kapal mampu menampung lebih banyak penumpang dan jumlah tersebut berpotensi bertambah seiring waktu.

Menuru Ikbal, dengan biaya perjalanan mulai dari Rp349.000 per orang, penumpang sudah mendapatkan berbagai fasilitas penunjang. 

Fasilitas tersebut meliputi makanan, minuman, snack, welcome drink, sound system standar, serta hiburan live music akustik yang menemani perjalanan. 

Kapal ini juga dilengkapi ruang kabin berpendingin udara, hiburan malam, serta area santai yang memungkinkan penumpang menikmati pemandangan teluk secara leluasa. 

Bagi penumpang yang memiliki kebutuhan khusus, seperti perayaan ulang tahun, arisan, atau acara komunitas, permintaan dapat disampaikan saat melakukan reservasi melalui admin.

Rute pelayaran dimulai dari Pelabuhan Nusantara Kendari, kemudian kapal bergerak menuju Jembatan Teluk Kendari atau Bahteramas. 

Dari titik tersebut, kapal melanjutkan perjalanan ke arah Pelabuhan Bungkutoko sebelum berputar kembali melewati kawasan Pulau Kelapa hingga Masjid Al-Alam. 

Pada salah satu titik perjalanan, kapal akan berhenti dan berlabuh untuk memberi kesempatan penumpang menikmati matahari terbenam secara maksimal. 

Momen tersebut diisi dengan hiburan, makan bersama, serta pelaksanaan salat Magrib berjemaah di atas kapal.
Keindahan Teluk Kendari menjadi latar utama sepanjang perjalanan. Teluk ini dikenal dengan perairannya yang relatif tenang, dikelilingi kawasan pesisir, pelabuhan, jembatan ikonik, hingga bangunan religius seperti Masjid Al-Alam yang tampak megah dari laut. 
Saat senja, pantulan cahaya matahari di permukaan air teluk menciptakan gradasi warna yang memanjakan mata, menjadikan Teluk Kendari sebagai salah satu spot sunset menarik di Sulawesi Tenggara.

Dari sisi fasilitas ibadah, pinisi Kendari telah dilengkapi ruang salat serta perlengkapan salat yang memadai, sehingga penumpang tetap dapat menjalankan ibadah dengan nyaman selama perjalanan. 

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian, dengan tersedianya pelampung, lifebuoy, life jacket, serta kru kapal yang siap membantu penumpang sepanjang pelayaran.

Konsep yang diusung Kapal Pinisi Kendari adalah wisata rekreasi yang menekankan kenyamanan dan hiburan. 
Layanan open trip dibuka setiap Jumat hingga Minggu, sedangkan reservasi privat tersedia pada Senin hingga Kamis. 

Secara teknis, Kapal Pinisi Kendari mampu menampung hingga sekitar 80 penumpang, ditambah sekitar 15 anak buah kapal dan kru. 

Namun, karena masih dalam tahap awal operasional, jumlah penumpang sementara dibatasi maksimal 30 orang demi kenyamanan dan keamanan. 

”Kapal ini merupakan kapal baru hasil produksi lokal yang dibangun di Kolono dan kini resmi beroperasi di Teluk Kendari,” tambah Ikbal
Ikbal menambahkan, Kehadiran Kapal Pinisi Kendari tidak hanya menambah pilihan destinasi wisata, tetapi juga membuka peluang pengembangan wisata bahari berbasis kearifan lokal (redaksi)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *