Kendari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pribumi Sultra melaporkan Kadis Perhubungan Sultra Muhammad Rajulan ke Polda Sultra, dalam kasus dugaan manipulasi SK honorer P3K, Jumat (6/2).
Selain itu mereka juga melakukan pertemuan dengan Inspektorat Sultra untuk melakukan audit.
Sebelumnya pada hari yang sama massa LSM Pribumi menggelar orasi di depan Kantor Dishub Sultra mendesak Rajulan menjelaskan adanya dugaan honorer P3K siluman.
Sayangnya kadis dan sekretaris dinas termasuk kabag kepegawaian dan kepala bidang tidak berada di tempat, sebagai rasa kekecewaan masaa Pribumi membakar ban di teras mobil kadis.
Salah seorang kepala seksi yang menjabat sebagai kepala seksi pengelolaan pelabuhan Laode Nibala mengatakan kadis sedang ke luar kota Kendari.
Ditempat terpisah Kepala Inspektorat Sultra menjelaskan kalau Inspektorat melakukan audit harus ada perintah dari gubernur.
“Sebaiknya adik – adik bersurat ke gubernur cq Inspektorat Sultra, kalau ada surat kami akan turun audit dan adik – adik harus melampirkam bukti – bukti akurat serta saksi,” terang Kepala Inspektorat Sultra Muhammad Haerun.
Setelah itu massa Pribumi mendatangi Kepala BKD Sultra Prof Andi Khaeruni tapi kadis tidak berada di tempat.
Koordinator massa Pribumi Feli menyayangkan kinerja para kadis dan pejabat yang tidak masuk berkantor meski masih jam kantor.
“Bagaimana memberikan pelayanan kalo jarang masuk kantor mana itu yang namanya pelayanan maksimal kalau sudah hari Jumat para pejabat tidak masuk dan kalaupun masuk hanya setengaj hari lebih mereka dijadikan ASN paruh waktu,” tegas Felix yang mantan Ketua BEM FKIP UHO, Jumat (6/2).
Untuk diketahui kisruh honorer siluman di kantor Dishub Sultra terjadi dugaan manipulasi SK honorer serta praktik nepotisme yang dinilai merampas hak tenaga honorer asli.
Dikatakan kejanggalan data honorer siluman saat honorer P3K Dishub Sultra yang SK resmi sebanyak 50 orang justru yang lulus 70 orang.
“Yang jadi masalah adalah dari mana yang 20 orang. Parahnya lagi dari 50 orang honorer asli yang lulus hanya 17 orang,” tandasnya. (redaksi).










