Beranda / Daerah / Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan 1.763 Asesor Nasional: Assessment Center Jadi “Filter” Calon Pimpinan

Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan 1.763 Asesor Nasional: Assessment Center Jadi “Filter” Calon Pimpinan

JAKARTA – Polri mempertegas komitmennya membangun sistem karier berbasis merit dengan menggelar Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Kamis (12/2/2026). Forum nasional ini menjadi titik krusial penyelarasan standar dan integritas penilaian kompetensi bagi ribuan asesor dari seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Penguatan Assessment Center Polri sebagai Komponen Utama dalam Pembinaan Karier untuk Mewujudkan SDM yang Unggul”, kegiatan tersebut menegaskan posisi Assessment Center sebagai instrumen strategis dalam menentukan arah kepemimpinan Polri ke depan.

Acara dibuka Kepala Biro Pembinaan Karier SSDM Polri, Brigjen Pol Langgeng Purnomo, mewakili Asisten Kapolri bidang SDM. Dalam sambutan tertulis As SDM Kapolri yang dibacakannya, ditegaskan bahwa transformasi Polri menuju institusi modern dan profesional hanya dapat dicapai melalui tata kelola SDM yang transparan, akuntabel, dan bebas subjektivitas.

“Penguatan sistem meritokrasi melalui assessment center yang multi-tools dan multi-assessor menjadi kunci pembinaan karier anggota Polri agar terpilih personel yang berintegritas dan berkompeten di tengah dinamika tantangan global yang kian kompleks,” tegas Brigjen Langgeng.

“Right Man on The Right Place”

Assessment Center disebut bukan sekadar mekanisme administrasi, melainkan “filter” utama dalam memastikan setiap jabatan strategis diisi oleh figur yang tepat. Dengan pendekatan metodologi yang saintifik dan objektif, sistem ini dirancang untuk mengikis stigma subjektivitas dalam promosi dan penempatan jabatan.

“Tahun ini Polri memperkuat meritokrasi pembinaan karier melalui Assessment Center. Konsolidasi ini menjadi ruang evaluasi dan perbaikan agar sistem semakin presisi dan kredibel. Visi besar kami adalah mewujudkan SDM unggul, bukan hanya bagi Polri, tetapi juga bagi bangsa Indonesia,” ujar Langgeng.

Lompatan 15 Tahun: 1.763 Asesor dan Akreditasi “A”

Sejak dirintis pada 2009, Assessment Center Polri menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga 2025, tercatat 1.763 asesor tersebar di seluruh Indonesia. Sistem ini juga mengantongi Akreditasi “A” dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta sertifikasi internasional ISO 9001:2015.

Tak hanya itu, Polri juga mencatatkan sejumlah Rekor MURI untuk kategori pelatihan asesor dan jumlah asesi terbanyak dalam kurun 15 tahun terakhir—indikator ekspansi sekaligus konsistensi sistem pembinaan berbasis kompetensi.

Kepercayaan eksternal pun meningkat tajam. Jika pada 2021 hanya 18 instansi yang menjadi mitra, maka pada 2025 jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 50 instansi, dengan total lebih dari 2.500 asesi eksternal.

Forum ini turut menghadirkan narasumber dari Perkumpulan Assessment Center Indonesia guna memperkaya perspektif profesional mengenai standar penilaian terkini. Hadir pula Kabagpenkompeten, Karo SDM Polda jajaran, serta seluruh asesor Polri, baik secara langsung maupun daring.

Sebagai bentuk apresiasi, Polri memberikan penghargaan kepada sejumlah Polda yang dinilai konsisten menjaga kualitas asesmen, baik untuk kebutuhan internal maupun layanan eksternal.

“Assessment Center Polri berkomitmen menyempurnakan sistem, memperkuat metodologi, dan menjaga integritas setiap proses asesmen guna melahirkan kader-kader pimpinan bangsa yang unggul, berintegritas, dan profesional demi masa depan Indonesia,” tutup Langgeng.**

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *