Kendari Mediasekawan – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Cabang Kendari kembali menyoroti berbagai persoalan strategis yang terjadi di Kota Kendari, mulai dari sektor pendidikan, ketenagakerjaan, hingga tata kelola lingkungan dan tata ruang. Sorotan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan hasil kajian organisasi terhadap kondisi riil masyarakat di Kota Kendari.
Ketua Umum HMI MPO Cabang Kendari, Agusta Ngkurere, menegaskan bahwa masih terdapat berbagai persoalan mendasar yang belum ditangani secara optimal oleh pemerintah kota.
“Persoalan pendidikan, ketenagakerjaan, hingga lingkungan hidup di Kota Kendari tidak bisa terus dibiarkan tanpa langkah konkret. Pemerintah harus hadir secara serius dan terukur dalam menyelesaikan persoalan ini,” tegasnya.
Dalam pernyataannya, HMI MPO menyampaikan sejumlah tuntutan sebagai berikut:
1. Hentikan Pungutan Liar di sekolah-sekolah yang ada di kota kendari
2. Pemerataan Fasilitas Sekolah di seluruh kota Kendari
3. Penanganan Anak tidak sekolah di kota Kendari
4. Penertiban Humanis Anak Jalanan di kota Kendari
5. Audit Kepatuhan Upah minimum Kota kepada perusahaan yang di kota Kendari
6. Wajibkan seluruh perusahaan untuk mendaftarkan buruh ke BPJS ketenagakerjaan
7. Evaluasi Tata Ruang dan pembangunan BTN Kota Kendari
8. Modernisasi penanganan sampah, dengan Pembangunan Tempat pembuangan sementara (TPS) di setiap RT Di kota Kendari
Agusta menambahkan bahwa tuntutan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap hak-hak dasar masyarakat yang harus dijamin oleh negara.“Kami tidak hanya mengkritik, tetapi juga mendorong solusi. Ini adalah bentuk keberpihakan kami terhadap rakyat Kota Kendari,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Kendari menyampaikan bahwa pemerintah kota terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak, termasuk mahasiswa.
“Kami mengapresiasi perhatian dan kepedulian HMI MPO terhadap kondisi Kota Kendari. Kami akan atensi apah yang menjadi aspirasi dari teman-teman HMI MPO,” ujarnya.
HMI MPO berharap agar seluruh tuntutan yang disampaikan dapat segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret dan bukan sekadar wacana. Organisasi ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mengawal kebijakan publik demi terwujudnya Kota Kendari yang semakin maju dan sejahtera.














