Beranda / Peristiwa / Ratusan Mahasiswa Desak Kejati Sultra Usut Tuntas Korupsi Jembatan Cirauci II,Satu Staf Kajati Terluka

Ratusan Mahasiswa Desak Kejati Sultra Usut Tuntas Korupsi Jembatan Cirauci II,Satu Staf Kajati Terluka

KENDARI MEDIASEKAWAN.COM– Ratusan mahasiswa dari Koalisi Gerakan Sulawesi Tenggara menggelar unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sultra, Senin (11/5/2026). Mereka menuntut percepatan penanganan dugaan korupsi proyek Jembatan Cirauci II di Kabupaten Buton Utara.

Dalam aksi yang berlangsung tertib namun tegang, demonstran membawa keranda mayat, tikus, dan memotong ayam sebagai simbol kekecewaan terhadap kinerja aparat hukum yang dinilai lamban.

Massa menilai penyidikan masih timpang. Hingga kini, baru dua kontraktor—Rahmat dan Terang Ukoras Sembiring—yang ditetapkan sebagai tersangka. Sementara Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) belum tersentuh.

Koordinator lapangan, Malik Botom, menyoroti belum diperiksanya mantan Kepala Dinas SDA dan Bina Marga Sultra yang kini menjabat Bupati Bombana. “Jangan hanya berhenti di kontraktor. Pejabat yang punya kendali penuh harus diproses hukum,” tegasnya.

Proyek Jembatan Cirauci II bersumber dari anggaran DIPA Dinas SDA dan Bina Marga Sultra tahun 2021 senilai Rp2,1 miliar. Publik mencurigai adanya konsistensi yang lemah dalam penegakan hukum.

Massa mendesak Kejaksaan Agung turun tangan jika Kejati Sultra dinilai tidak profesional. Mereka juga meminta aliran dana proyek dibuka secara transparan. Aksi akan dilanjutkan dengan jumlah lebih besar jika tuntutan diabaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, Kejati Sultra belum memberikan tanggapan resmi. Kasus ini terus menjadi sorotan publik terkait akuntabilitas anggaran infrastruktur di daerah.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *