Beranda / Sosial / Perayaan Perdana Kawunaha:Mengukuhkan Solidaritas Suku Wuna di Maluku Utara

Perayaan Perdana Kawunaha:Mengukuhkan Solidaritas Suku Wuna di Maluku Utara

Maluku Utara, Mediasekawan.com – 6 Juli 2026 Sejarah baru akan terukir bagi masyarakat perantau asal Sulawesi Tenggara di Maluku Utara. Kerukunan Wuna Rantau Halmahera Tengah (KAWUNAHA) bersiap menggelar event akbar perdana, sebuah momentum bersejarah yang merekatkan tali persaudaraan antar sesama putra daerah di tanah rantau.

Event bertajuk “Universary Ke-1 Kawunaha dan Silaturahmi Akbar Masyarakat Muna se-Maluku Utara” ini rencananya akan digelar pada 12 Oktober 2026 di Desa Lukulamo, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah. Perayaan yang berlangsung selama 24 jam non-stop ini menjadi tonggak penting bagi Kerukunan Wuna Rantau yang resmi dibentuk setahun silam melalui musyawarah besar di Lelilef, Halmahera Tengah .

Menyemai Kebersamaan di Tanah Rantau

Acara ini tak sekadar perayaan ulang tahun, melainkan juga menjadi wadah silaturahmi bagi tiga kerukunan Wuna Rantau yang tersebar di Maluku Utara, yakni Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Utara (Tobelo), dan Kota Ternate. Momen ini menjadi ruang rekat bagi masyarakat diaspora Suku Wuna—kelompok etnis yang berasal dari Pulau Muna dan Buton, Sulawesi Tenggara, yang kini telah menyebar hingga ke Kepulauan Maluku .

Rangkaian kegiatan yang dipadukan dalam perayaan ini mencerminkan kekayaan budaya sekaligus semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Wuna:

· Lomba Domino dan Lomba Bola Gotong antar Kecamatan serta Lomba Futsal menjadi ajang kompetisi yang menguji kekompakan dan sportivitas.
· Jalan Santai dan Pawai Budaya Wuna akan menampilkan identitas budaya leluhur yang sarat makna, mengingat masyarakat Muna terkenal dengan tradisi dan kearifan lokalnya yang kental, salah satunya adalah seni bela diri Ewa Wuna yang menjadi warisan turun-temurun .
· Orasi Budaya Wuna dan Pameran Budaya menjadi ruang edukasi bagi generasi muda untuk mengenal lebih dalam akar budaya mereka.
· Puncak acara akan dimeriahkan dengan Pemotongan Tumpeng dan Acara Malulo—ritual adat yang sarat nilai filosofis—yang akan dihadiri oleh Eche Tampo, tokoh adat yang disegani.

Dukungan Penuh dari Tokoh Nasional

Kegiatan berskala besar ini direncanakan akan dibuka secara resmi oleh La Ode Darwin, yang saat ini menjabat sebagai Bupati Muna Barat sekaligus Ketua Lembaga Budaya Muna (LBM) periode 2026–2031 . Kehadirannya menjadi simbol dukungan penuh dari pemerintah daerah asal terhadap perantau yang membawa nama harum daerah di tanah Maluku Utara. Sebagai pemimpin LBM, La Ode Darwin dikenal memiliki komitmen kuat terhadap pelestarian budaya dan pendidikan karakter berbasis budaya Muna .

Tema: Wuna Rantau Solid, Solidaritas Tanpa Batas

Mengusung tema “Wuna Rantau Solid, Solidaritas Tanpa Batas”, perayaan ini mengirimkan pesan kuat bahwa jarak dan batas wilayah bukanlah penghalang bagi masyarakat Wuna untuk tetap bersatu, saling mengayomi, dan bergotong royong. Hal ini sejalan dengan semangat awal pembentukan KAWUNAHA yang didirikan untuk menjadi wadah bagi perantau, termasuk menyediakan tempat singgah bagi mereka yang baru tiba di Halmahera Tengah .

Kehadiran event ini juga menjadi angin segar bagi masyarakat Halmahera Tengah, yang selama ini akrab dengan dinamika sosial masyarakat pendatang. Diharapkan, perhelatan ini menjadi pemantik semangat solidaritas dan kerukunan antar etnis di Maluku Utara, serta memperkuat posisi KAWUNAHA sebagai organisasi sosial yang peduli pada sesama, baik dalam suka maupun duka .

Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai elemen, Universary Ke-1 KAWUNAHA diprediksi akan menjadi salah satu peristiwa budaya paling monumental bagi diaspora Muna di Maluku Utara pada tahun 2026.

Redaksi : Mediasekawan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *