Beranda / Pendidikan / Mahasiswa KKN UHO 2026 kelurahan Taubonto Gandeng DLH Bombana Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R dan Pelatihan Ecobrick

Mahasiswa KKN UHO 2026 kelurahan Taubonto Gandeng DLH Bombana Edukasi Pengelolaan Sampah Berbasis 3R dan Pelatihan Ecobrick

Bombana, Mediasekawan.com – Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) UHO 2026 Kelurahan Taubonto, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, sukses menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi pengelolaan sampah Berbasis 3R Dan Pelatihan Pembuatan Ecobrick” pada Selasa, 4 Agustus 2026, Di kantor Balai pertemuan kelurahan Taubonto.Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendorong pengelolaan sampah yang lebih baik, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Kegiatan ini merupakan program kerja Damar Agung dan Joy, mahasiswa Jurusan Ilmu Lingkungan, yang berangkat dari hasil observasi lapangan selama pelaksanaan KKN. Berdasarkan hasil identifikasi, masih ditemukan permasalahan dalam pengelolaan sampah rumah tangga sehingga diperlukan upaya edukasi kepada masyarakat mengenai penerapan konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) sebagai langkah untuk mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. Selain sosialisasi, peserta juga diberikan pelatihan pembuatan ecobrick sebagai alternatif pemanfaatan sampah plastik yang bernilai guna.

Koordinator Desa (Kordes) KKN Kelurahan Taubonto, Saipul, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut Dan ucapan Terimakasih pula kepada pemerintah kelurahan Taubonto. Ia juga mengucapkan apresiasi kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan sosialisasi dan pelatihan dapat terlaksana dengan baik.

Sementara itu, Lurah Taubonto Kusman, S.Sos., menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN yang telah berinisiatif menghadirkan program yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Ia berharap program serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di setiap dusun dengan pendampingan dan monitoring dari DLH serta pemerintah kelurahan, sehingga budaya pengelolaan sampah berbasis 3R dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Narasumber kegiatan, Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, turut memberikan apresiasi kepada Kelompok KKN Kelurahan Taubonto yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap isu pengelolaan sampah. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah merupakan isu lingkungan global yang memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, edukasi sejak dini mengenai pemilahan sampah, penerapan prinsip 3R, dan pemanfaatan sampah melalui ecobrick merupakan langkah nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat Kelurahan Taubonto semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab serta mampu menerapkan prinsip 3R dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah kelurahan, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.

Redaksi : Mediasekawan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *