Kolaka Utara, Mediasekawan.com.— Sebuah video yang merekam dugaan pelayanan buruk di Puskesmas Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendadak viral di media sosial. Rekaman berdurasi singkat itu memperlihatkan tiga orang perawat yang tampak santai bermain ponsel di ruang Unit Gawat Darurat (UGD).
Video tersebut pertama kali diunggah oleh Alu Tahir, warga Desa Bahari, Kecamatan Tolala. Ia mengaku kecewa dengan pelayanan di puskesmas dan berniat merekam aktivitas petugas sebagai bentuk protes warga terhadap lambannya pelayanan medis.
Namun, saat perekaman berlangsung, situasi justru memanas. Salah satu perawat yang menyadari aksinya terekam tampak bereaksi dengan emosi, mendekati Alu Tahir, dan memukul ponsel yang sedang digunakan untuk merekam hingga terjatuh.
“Kasih viral ki!” ujar perawat itu dengan nada menantang, terekam jelas dalam video yang kini beredar luas.
Aksi tersebut sontak menuai hujan kritik di dunia maya. Banyak warganet yang menilai perilaku tenaga kesehatan itu tidak pantas dan mencoreng citra profesi medis.
“Petugas di ruang darurat seharusnya siaga, bukan sibuk main HP. Kalau ada pasien gawat datang, bagaimana?” tulis salah satu akun di kolom komentar.
Sejumlah pengguna media sosial juga menuntut Dinas Kesehatan Kolaka Utara segera turun tangan memberikan sanksi tegas. Mereka menilai kejadian ini mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap tenaga kesehatan di wilayah terpencil.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Tolala belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut. Namun, masyarakat berharap kejadian itu menjadi evaluasi serius bagi pemerintah daerah agar pelayanan kesehatan di pelosok tidak lagi diwarnai kelalaian dan sikap arogansi petugas.**










