KENDARI, — Dini hari yang semestinya sunyi berubah menjadi panggung maut di jantung Kota Kendari. Seorang pengendara motor tewas mengenaskan usai dihantam kendaraan misterius di Perempatan Pasar Baru—sementara pelaku memilih kabur, meninggalkan korban terkapar tanpa belas kasihan.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan M.T. Haryono, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Minggu (26/4/2026) sekitar pukul 03.46 WITA.
Korban berinisial LO, pengendara Yamaha Mio M3 bernomor polisi DT 5052 MD, tengah melaju dari arah Pasar Baru menuju simpang lampu merah sekitar KFC. Namun perjalanan itu berakhir tragis di tengah persimpangan maut.
Dari arah selatan, sebuah mobil yang identitasnya masih misterius melesat ke utara dengan kecepatan tinggi. Dugaan kuat, pengemudi nekat menerobos lampu merah—sebuah pelanggaran fatal yang berujung maut.
“Korban sudah dalam jarak dekat, tidak sempat menghindar. Tabrakan tidak terelakkan,” ujar Kasat Lantas Polresta Kendari, Kevin Ramadhan.
Benturan brutal membuat korban mengalami luka parah. Ia sempat dilarikan ke RS Bahteramas dalam kondisi kritis, namun akhirnya mengembuskan napas terakhir.
Yang paling menyulut amarah publik: pelaku tidak berhenti, tidak menolong, tidak bertanggung jawab. Ia justru menginjak pedal gas dan menghilang, membiarkan korban bertarung sendiri dengan maut di atas aspal.
Kini polisi masih memburu pelaku tabrak lari yang disebut berubah menjadi “hantu jalanan” di balik tragedi ini. Identitas pengemudi maupun kendaraan masih dalam proses penyelidikan.
Kasus ini kembali menampar keras wajah disiplin berlalu lintas di ruang publik:
satu tindakan ugal-ugalan, satu keputusan pengecut untuk kabur, berujung pada hilangnya satu nyawa.
Polisi meminta masyarakat yang mengetahui informasi terkait pelaku agar segera melapor.
Sebab malam itu, bukan hanya nyawa yang hilang di persimpangan—tetapi juga rasa kemanusiaan dari seseorang yang memilih melarikan diri.(Redaksi).














