Kendari = Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari melaksanakan kegiatan studi banding bersama Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta sebagai upaya memperkuat kapasitas kelembagaan dan mempererat sinergi antar lembaga legislatif mahasiswa tingkat nasional.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus UIN Jakarta itu mengangkat tema “Penguatan Fungsi Representasi dan Legislasi Mahasiswa dalam Menjawab Tantangan Demokrasi Kampus di Era Transformasi Digital”. Tema ini dipilih sebagai respon atas dinamika gerakan mahasiswa yang semakin kompleks di tengah perkembangan zaman.
Ketua Umum DPM UHO, dalam sambutannya, menegaskan bahwa studi banding ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan forum strategis untuk saling bertukar gagasan, pengalaman, dan inovasi kelembagaan yang selama ini diterapkan di masing-masing kampus.
Ia menyebut, DPM UHO berkomitmen membangun lembaga legislatif mahasiswa yang kuat, aspiratif, dan responsif terhadap persoalan-persoalan mahasiswa maupun kebijakan kampus yang berdampak langsung pada civitas akademika.
Sementara itu, Ketua SEMA UIN Jakarta mengapresiasi kunjungan DPM UHO dan menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk nyata solidaritas antar mahasiswa dalam membangun tradisi intelektual, demokratis, dan berkeadaban di lingkungan perguruan tinggi.
Diskusi yang berlangsung intens membahas berbagai aspek kelembagaan, mulai dari mekanisme persidangan, penyusunan produk legislasi mahasiswa, tata kelola organisasi, hingga strategi advokasi kebijakan kampus secara konstruktif dan bermartabat.
Selain forum diskusi, peserta juga diajak melakukan observasi langsung terhadap sistem kerja kelembagaan SEMA UIN Jakarta, termasuk pengelolaan administrasi, sistem persidangan digital, dan pola komunikasi antar lembaga mahasiswa.
Perwakilan DPM UHO menyampaikan bahwa banyak poin penting yang akan dibawa pulang ke Kendari sebagai bahan evaluasi dan pengembangan internal, khususnya dalam meningkatkan kualitas fungsi pengawasan dan penyaluran aspirasi mahasiswa UHO.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk membuka peluang kerja sama strategis di masa depan, baik dalam bentuk kajian bersama, forum nasional, maupun gerakan advokasi lintas kampus terhadap isu-isu kebangsaan dan pendidikan tinggi.
Menurut panitia pelaksana, studi banding ini diikuti oleh sejumlah pimpinan dan anggota aktif DPM UHO yang telah melalui proses seleksi internal guna memastikan kegiatan berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi kelembagaan.
Atmosfer diskusi berjalan dinamis, penuh dengan gagasan kritis dan refleksi mendalam mengenai tantangan lembaga kemahasiswaan di tengah arus komersialisasi pendidikan dan menurunnya partisipasi politik mahasiswa.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, DPM UHO berharap mampu mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangan mahasiswa di kampus UHO serta memperkuat posisi lembaga legislatif mahasiswa sebagai pilar penting dalam menjaga marwah demokrasi kampus.( LC )










