Beranda / Pendidikan / Santri Kendari Tembus Forum Internasional, Ahmad Baiquni Wakili Sultra di Konferensi 3 Negara ASEAN

Santri Kendari Tembus Forum Internasional, Ahmad Baiquni Wakili Sultra di Konferensi 3 Negara ASEAN

KENDARI – MEDIASEKAWAN.COM.|| Ahmad Baiquni, santri asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, menorehkan prestasi di kancah internasional dengan menjadi delegasi dalam ajang International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 4 yang digelar pada 10–15 Februari 2026 di tiga negara ASEAN, yakni Malaysia, Singapura, dan Thailand.

ICSM merupakan program konferensi internasional yang diselenggarakan oleh Santri Mendunia bekerja sama dengan International Youth Connection (IYC). Forum ini menjadi wadah global bagi santri, mahasiswa, dan akademisi untuk berdiskusi, berkolaborasi, serta merumuskan gagasan strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah global.

Mengusung tema “Kolaborasi Santri dalam Membangun Ekosistem Ekonomi Syariah Global”, kegiatan ini menegaskan peran santri sebagai aktor intelektual dan sosial di tingkat internasional. Para delegasi mengikuti rangkaian agenda akademik, diplomatik, dan kultural yang dirancang untuk memperluas wawasan global.

Ahmad Baiquni merupakan seorang santri sekaligus penghafal Al-Qur’an (Hafidz) 30 juz. Ia adalah alumni Pondok Pesantren Al Ikhlas Konawe dan Pondok Tahfidz Al Hudzaifiyyah Kolaka, serta saat ini menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Kendari.

Dalam forum tersebut, peserta mengikuti konferensi dan seminar internasional, termasuk mempresentasikan karya tulis ilmiah (conference scientific paper) yang membahas isu-isu ekonomi syariah, pendidikan, dan budaya dalam perspektif global.

Selain agenda akademik, para delegasi juga melakukan kunjungan ke Nanyang Technological University untuk memperluas wawasan terkait sistem pendidikan internasional serta membuka peluang jejaring akademik lintas negara.

Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI), kunjungan industri strategis seperti percetakan Al-Qur’an terbesar pertama di Asia dan kedua di dunia, serta wisata edukatif ke sejumlah ikon dan landmark negara tujuan.

Seluruh rangkaian agenda tersebut bertujuan meningkatkan literasi global, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta pengalaman diplomasi pemuda berbasis nilai-nilai Islam.

Keikutsertaan Ahmad Baiquni di forum internasional ini menjadi representasi kontribusi santri Sulawesi Tenggara dalam percaturan intelektual global serta penguatan jejaring ekonomi syariah lintas negara. (AO)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *