Muna – Jalan merupakan salah satu prasarana vital yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang sangat bergantung pada sektor pertanian. Infrastruktur jalan yang memadai tidak hanya menghubungkan antarwilayah, tetapi juga membuka akses terhadap peluang ekonomi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan mobilitas masyarakat.
Namun, kondisi berbeda justru terjadi di RK Labalia, Kelurahan Wasolangka, Kecamatan Parigi, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara. Jalan di wilayah tersebut dilaporkan dalam keadaan rusak parah, berlubang, dan tidak rata. Kondisi ini menjadi kendala serius bagi aktivitas masyarakat sehari-hari dan dinilai menghambat perkembangan ekonomi lokal.

Setiap hari, para petani di RK Labalia harus berjuang membawa hasil kebun mereka ke pasar, seperti kelapa, jagung, dan komoditas pertanian lainnya yang menjadi sumber utama pendapatan warga. Jalan yang rusak menyebabkan biaya transportasi meningkat karena kendaraan harus bekerja lebih keras dan mengonsumsi lebih banyak bahan bakar. Waktu tempuh pun menjadi lebih lama, bahkan kualitas hasil pertanian berisiko menurun akibat perjalanan yang tidak lancar.
Dampak dari kondisi tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat. Pendapatan petani tergerus, aktivitas ekonomi melambat, dan kualitas hidup warga desa terancam menurun. Jika situasi ini terus berlanjut tanpa penanganan, dikhawatirkan kesenjangan pembangunan antara wilayah desa dan perkotaan akan semakin melebar.
Masyarakat setempat berharap adanya perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Muna, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, untuk segera melakukan perbaikan jalan di RK Labalia. Perbaikan infrastruktur dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa, meningkatkan aksesibilitas, serta menciptakan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan.
Warga berharap aspirasi ini dapat segera ditindaklanjuti melalui langkah konkret dan terukur, sehingga aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan lancar dan kualitas hidup warga desa semakin membaik.










