Beranda / Pendidikan / Mandeknya Program Kerja dan Krisis Kepercayaan Mahasiswa, Kelembagaan FT-UHO Periode 2024–2025 Disorot Tajam

Mandeknya Program Kerja dan Krisis Kepercayaan Mahasiswa, Kelembagaan FT-UHO Periode 2024–2025 Disorot Tajam

KENDARI – MEDIASEKAWAN.COM.|| Kelembagaan Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo (FT-UHO) periode 2024–2025 menjadi sorotan mahasiswa akibat dinilai tidak berjalan optimal dalam menjalankan fungsi organisasi. Sejumlah persoalan internal yang muncul sepanjang masa kepengurusan disebut tidak mampu diselesaikan hingga akhir periode.
Mandeknya berbagai program kerja yang telah dirancang sejak awal kepengurusan menjadi salah satu indikator utama kegagalan kelembagaan. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan mahasiswa serta memicu krisis kepercayaan terhadap lembaga kemahasiswaan Fakultas Teknik.
Seorang mahasiswa FT-UHO yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa persoalan utama yang mencuat adalah dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FT-UHO periode tersebut. Dugaan itu disebut berdampak langsung pada tidak terlaksananya sejumlah program kelembagaan.
Menurut mahasiswa tersebut, penggunaan anggaran yang tidak sesuai peruntukan berimplikasi pada terhambatnya agenda-agenda yang seharusnya menjadi tanggung jawab lembaga mahasiswa. Hal ini dinilai mencerminkan lemahnya komitmen terhadap amanah organisasi.
Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan tidak berfungsinya mekanisme pengawasan internal dalam tubuh kelembagaan FT-UHO. Prinsip transparansi dan akuntabilitas yang seharusnya menjadi landasan utama organisasi mahasiswa dianggap diabaikan.
“Hingga saat ini belum ada langkah tegas dan terbuka dari pihak kelembagaan untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa mahasiswa tidak pernah menerima klarifikasi resmi terkait penggunaan anggaran yang dipersoalkan.
Selain itu, ia juga menyoroti tidak adanya audit internal maupun mekanisme organisasi yang dijalankan secara serius untuk mengurai persoalan tersebut. Ketiadaan langkah konkret dinilai semakin memperburuk citra dan legitimasi kelembagaan mahasiswa.
Mahasiswa tersebut menegaskan bahwa kegagalan menyelesaikan persoalan internal ini tidak hanya mencederai nilai-nilai organisasi mahasiswa, tetapi juga merugikan seluruh mahasiswa Fakultas Teknik yang seharusnya menjadi penerima manfaat dari setiap program kerja.
Menurutnya, lembaga kemahasiswaan semestinya menjadi ruang pembelajaran demokrasi, kepemimpinan, serta integritas, bukan justru menjadi sumber persoalan yang menimbulkan ketidakpercayaan.
Atas dasar itu, mahasiswa FT-UHO mendesak dilakukannya evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kelembagaan Fakultas Teknik periode 2024–2025. Evaluasi tersebut dinilai penting untuk memastikan keberlangsungan organisasi mahasiswa yang sehat.
Selain evaluasi, mahasiswa juga menuntut transparansi dan pertanggungjawaban anggaran secara terbuka kepada seluruh mahasiswa FT-UHO. Penegakan mekanisme organisasi dan etika kelembagaan diminta dilakukan tanpa pandang jabatan.
Mahasiswa juga mendorong keterlibatan pihak fakultas sebagai penanggung jawab pembinaan kelembagaan mahasiswa agar melakukan pengawasan lebih ketat. Pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan organisasi mahasiswa yang berintegritas dan berpihak pada kepentingan mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Halu Oleo.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *