Beranda / Pendidikan / Meneguhkan Spirit Islam Berkemajuan, Mutmainna Soroti Pentingnya Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah

Meneguhkan Spirit Islam Berkemajuan, Mutmainna Soroti Pentingnya Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah

KENDARI — MEDIASEKAWAN.COM.|| Dalam sebuah opini yang disampaikan baru-baru ini, Mutmainna seorang mahasiswa jurusan Psikologi Islam UM Kendari menegaskan kembali pentingnya Matan Keyakinan dan Cita-Cita Hidup Muhammadiyah (MKCHM) sebagai fondasi ideologis yang membimbing warga Muhammadiyah dalam beramal dan berdakwah. Menurutnya, MKCHM bukan sekadar dokumen organisasi, tetapi sumber inspirasi yang relevan dengan dinamika kehidupan modern.

Mutmainna menjelaskan bahwa MKCHM mengajarkan prinsip-prinsip dasar Islam yang meliputi penegakan aqidah yang murni, pelaksanaan ibadah yang sesuai dengan tuntunan Rasulullah, serta penguatan akhlak berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Ia menilai nilai-nilai tersebut tidak hanya mendorong umat Islam untuk beribadah secara ritual, tetapi juga berperan aktif dalam membangun masyarakat melalui amal usaha Muhammadiyah di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial.

“Melalui amal usaha yang dimiliki, Muhammadiyah telah membuktikan bahwa ajaran Islam mampu menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa cita-cita untuk mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan diridhai Allah SWT merupakan manifestasi dari semangat Islam berkemajuan yang diusung organisasi tersebut.

Dalam pandangannya, nilai-nilai yang terkandung dalam MKCHM sangat relevan menghadapi tantangan globalisasi saat ini. Kemajuan teknologi yang pesat, menurut Mutmainna, sering kali tidak diimbangi dengan kekuatan spiritual, sehingga banyak orang kehilangan arah. “Semangat amar ma’ruf nahi munkar menjadi pengingat bahwa kemajuan sejati harus dibangun dengan moralitas, kejujuran, dan keimanan,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa MKCHM menawarkan pandangan seimbang antara urusan dunia dan akhirat serta antara ilmu pengetahuan dan iman. Keseimbangan ini diyakini menjadi kunci menghadapi berbagai tantangan zaman.

Sebagai bagian dari generasi muda Muhammadiyah, Mutmainna merasa memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan cita-cita besar organisasi. Ia mengajak warga Muhammadiyah untuk mengamalkan nilai-nilai MKCHM dalam setiap aktivitas kehidupan. “Jika seluruh warga Muhammadiyah mengamalkan MKCHM secara konsisten, visi Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur bukan hanya cita-cita, tetapi dapat benar-benar terwujud di Indonesia,” tegasnya.

Opini tersebut menjadi pengingat pentingnya penguatan ideologi Islam berkemajuan sebagai fondasi dalam menghadapi perubahan zaman sekaligus membangun masyarakat yang lebih beradab, maju, dan berkeadilan. (UL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *