Kendari,Mediasekawan.com 30 Juni 2026–Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Ma’ruf Kasim, S.Pi., M.Si., Ph.D., resmi menyatakan kesiapannya maju sebagai Calon Rektor Universitas Halu Oleo Periode 2026–2030.
Dengan pengalaman panjang di bidang akademik, penelitian, inovasi, serta kepemimpinan perguruan tinggi, Prof. Ma’ruf menawarkan konsep pembangunan kampus yang berorientasi pada transformasi digital, internasionalisasi, dan tata kelola modern.
Mengusung visi “Mewujudkan Ekosistem Kampus Unggul: Mengintegrasikan Inovasi Digital, Reputasi Global, Tata Kelola Administrasi dan Keuangan Mandiri,”
Prof. Ma’ruf menilai bahwa Universitas Halu Oleo harus mampu menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan persaingan pendidikan tinggi di tingkat global tanpa mengabaikan peran strategisnya dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, transformasi digital bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas layanan akademik, efektivitas tata kelola, serta daya saing institusi.
Oleh karena itu, salah satu misi utama yang diusung adalah Akselerasi Transformasi Digital dan Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, melalui penyelenggaraan tata kelola kampus berbasis teknologi informasi yang adaptif, kreatif, dan inovatif.
Untuk merealisasikan misi tersebut, Prof. Ma’ruf menyiapkan empat program strategis.
Program pertama adalah UHO One-Data Platform & Smart Governance, yakni integrasi seluruh sistem data universitas dalam satu platform digital terpadu sehingga seluruh proses administrasi, keuangan, kepegawaian, hingga akademik dapat berjalan lebih efektif, efisien, dan berbasis data. Sistem ini juga diharapkan mampu mendukung pencapaian dan mempertahankan akreditasi unggul Universitas Halu Oleo.
Program kedua adalah Global-Standard Digital Learning & Internationalization Academic Ecosystem yang berfokus pada penguatan sistem pembelajaran digital, pengembangan kurikulum berstandar internasional, peningkatan kolaborasi riset global, serta optimalisasi layanan mahasiswa melalui sistem digital terpadu. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan reputasi internasional Universitas Halu Oleo sekaligus memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dunia.
Selanjutnya, melalui program Maritime & Village Digital Innovation Hub, Prof. Ma’ruf berkomitmen menjadikan Universitas Halu Oleo sebagai pusat hilirisasi inovasi berbasis potensi maritim dan pedesaan Sulawesi Tenggara.
Program ini menghubungkan hasil riset kampus dengan kebutuhan masyarakat dan industri melalui pengembangan teknologi tepat guna yang memiliki nilai ekonomi dan daya saing.
Selain itu, program Digital Literacy & Agile Institutional Culture Acceleration akan memperkuat kapasitas digital dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa sehingga mampu membangun budaya kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Tidak hanya menawarkan gagasan, Prof. Ma’ruf juga memiliki rekam jejak yang kuat sebagai akademisi dan inovator.
Ia juga merupakan lulusan Sarjana Perikanan, Magister Biologi Laut, serta Doktor Ekologi Laut dari Hokkaido University, Jepang.
Selama berkarier di Universitas Halu Oleo, ia pernah mengemban berbagai jabatan strategis, mulai dari Sekretaris Jurusan, Wakil Dekan, Kepala Pusat Jurnal dan HKI, Kepala Pusat Unggulan Rumput Laut, hingga Ketua Senat Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
Di bidang penelitian, Prof. Ma’ruf telah memimpin puluhan penelitian kompetitif nasional maupun internasional, menghasilkan lebih dari 40 publikasi internasional bereputasi, puluhan artikel nasional, sejumlah buku referensi, serta memiliki 12 paten di bidang inovasi budidaya rumput laut.
Berbagai penghargaan nasional pun berhasil diraih, di antaranya 10 Inovator Terbaik Indonesia, Anugerah Kekayaan Intelektual, Inovator Indonesia, dan 113 Inovasi Indonesia, yang menjadi bukti konsistensinya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Melalui visi dan program yang ditawarkan, Prof. Ma’ruf berharap Universitas Halu Oleo mampu menjadi perguruan tinggi yang unggul secara akademik, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki reputasi internasional yang semakin kuat, serta mampu menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan daerah.
Redaksi : Mediasekawan














