KENDARI – MEDIASEKAWAN.COM.|| Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan internasional. Mahasiswi asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Zakiah Zahra Arisona, resmi diwisuda setelah berhasil menyelesaikan pendidikan sarjana di Fakultas Teknik Kimia, Department of Chemical Analysis, Ural Federal University, Federasi Rusia. Seluruh perjalanan akademiknya ditempuh melalui Russian Government Scholarship, salah satu program beasiswa Pemerintah Rusia yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa internasional untuk menempuh pendidikan tinggi di universitas-universitas terbaik di negara tersebut.
Sebelum memasuki bangku perkuliahan, Zakiah diwajibkan mengikuti program intensif bahasa Rusia selama delapan bulan. Program tersebut menjadi tahapan wajib bagi penerima beasiswa untuk membekali kemampuan berbahasa sebelum memasuki sistem pendidikan tinggi Rusia. Setelah menyelesaikan program tersebut, ia langsung menjalani pendidikan sarjana selama empat tahun dengan seluruh proses pembelajaran, praktikum, penelitian, hingga penyusunan tugas akhir yang dilaksanakan sepenuhnya menggunakan bahasa Rusia.
Menempuh pendidikan dalam bahasa asing bukanlah tantangan yang mudah. Namun, Zakiah mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan akademik internasional. Kemampuannya menguasai bahasa Rusia menjadi modal utama dalam mengikuti seluruh aktivitas akademik, mulai dari perkuliahan, diskusi ilmiah, presentasi, hingga penelitian yang seluruhnya menggunakan bahasa Rusia sebagai bahasa pengantar.
Selama menjalani studi, Zakiah aktif mengembangkan kapasitas akademiknya melalui berbagai forum ilmiah internasional. Salah satunya dengan mengikuti 28th International Environmental Student Conference “Ecology of Russia and Adjacent Territories” yang diselenggarakan oleh Novosibirsk State University. Dalam forum tersebut, ia mempresentasikan hasil penelitiannya menggunakan bahasa Rusia bersama mahasiswa dan peneliti dari berbagai negara.
Tak hanya itu, pada tahun 2025 Zakiah juga berpartisipasi dalam Regional Exhibition of Research and Engineering Projects by Young Scientists – Poster Conference yang diselenggarakan oleh Ural Federal University. Keterlibatan dalam berbagai forum penelitian tersebut menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang teknik kimia dan analisis kimia, sekaligus memperkuat kiprah mahasiswa Indonesia dalam dunia riset internasional.
Di luar aktivitas akademik dan penelitian, Zakiah juga aktif mengikuti ajang Model United Nations (MUN). Dalam forum diplomasi mahasiswa tersebut, ia berhasil meraih penghargaan Best Delegate dan Most Constructive Delegate, penghargaan yang diberikan kepada peserta dengan kemampuan terbaik dalam diplomasi, negosiasi, penyelesaian masalah, serta penyampaian argumentasi di forum internasional.

Prestasi akademik Zakiah juga tercermin pada akhir masa studinya. Ia berhasil meraih predikat Excellent pada ujian akhir nasional yang menguji penguasaan teori seluruh mata kuliah selama masa perkuliahan, termasuk ujian lisan yang menjadi bagian dari sistem evaluasi pendidikan tinggi di Rusia. Tidak berhenti di situ, Zakiah juga mempertahankan skripsinya dengan hasil Excellent, sebuah capaian yang menegaskan konsistensi kualitas akademiknya hingga akhir pendidikan.
Atas rekam jejak akademik dan kontribusinya dalam penelitian, Zakiah masuk sebagai nominator penghargaan Mahasiswa Internasional di fakultasnya melalui kategori Academic Excellence and Active Research Participation in Chemical Engineering Institute. Pengakuan tersebut menjadi bentuk apresiasi dari institusi atas dedikasi, prestasi akademik, serta partisipasi aktifnya dalam berbagai kegiatan riset selama menempuh pendidikan di Rusia.
Prestasi yang diraih turut membuka peluang baru bagi Zakiah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Ia memperoleh tawaran melanjutkan studi di Korea Selatan melalui skema pendanaan parsial. Saat ini, ia masih berupaya mencari dukungan dan sponsor agar dapat memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai langkah lanjutan dalam mengembangkan kompetensi akademik dan penelitian di tingkat internasional.
Keberhasilan Zakiah juga menjadi bagian dari capaian mahasiswa Indonesia di Ural Federal University. Pada periode kelulusan yang sama, mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam PERMIRA Yekaterinburg turut mencatatkan prestasi membanggakan. Seluruh mahasiswa Indonesia yang menyelesaikan studi pada periode tersebut berhasil lulus ujian akhirnya dengan predikat Excellent, mencerminkan kualitas akademik mahasiswa Indonesia yang mampu bersaing dan berprestasi di lingkungan pendidikan tinggi Rusia.
Bagi Zakiah Zahra Arisona, wisuda ini bukan sekadar penanda berakhirnya masa studi, tetapi juga awal dari perjalanan baru untuk terus berkarya di dunia akademik dan penelitian. Perjalanan yang dimulai dari delapan bulan belajar bahasa Rusia, dilanjutkan dengan empat tahun menjalani pendidikan penuh dalam bahasa Rusia, hingga akhirnya lulus dengan predikat Excellent, menjadi bukti bahwa kerja keras, ketekunan, dan semangat belajar mampu membawa putra-putri Indonesia meraih prestasi di panggung internasional serta mengharumkan nama Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dan Indonesia. (Red)













