LAPPARIAJA, MEDIASEKAWAN.COM 16 AGUSTUS 2026 – Di balik gemuruh sorak dan derap langkah peserta lomba gerak jalan peringatan HUT ke-79 RI, sebuah misi edukasi terselip apik dalam penampilan kontingen SMA Negeri 5 Bone. Dengan mengusung narasi kepahlawanan Sultan Hasanuddin, para siswa tak hanya berkompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga menghidupkan kembali denyut sejarah perlawanan bangsa.
“Target kami tentu juara, tapi yang tak kalah penting adalah pesan kepahlawanan yang kami bawa,” ujar Marhani, salah satu siswi yang turun dalam ajang tersebut, usai menampilkan atraksi barisan di hadapan dewan juri, Sabtu (16/8/2025).
Kostum khas, properti simbolik, dan formasi dinamis yang ditampilkan menjadi medium bagi para siswa untuk menarasikan kegigihan Sultan Hasanuddin dalam melawan penjajah. Langkah kaki yang teratur bukan sekadar estetika, melainkan metafora dari disiplin dan keteguhan sikap—nilai yang diwariskan oleh para pendahulu bangsa.
Kepala Dinas Pendidikan setempat menilai bahwa inisiatif SMA 5 Bone mencerminkan wajah baru peringatan kemerdekaan: meriah namun sarat makna. “Kami apresiasi kreativitas yang membumi. Ini bukan sekadar adu kekompakan, tapi juga cara cerdas memperkenalkan tokoh lokal kepada generasi muda di tengah hiruk-pikuk modernitas,” ujarnya.
Pawai gerak jalan di Kecamatan Lappariaja itu pun bertransformasi. Dari sekadar ajang adu fisik dan estetika, ia menjelma menjadi ruang refleksi kolektif; tempat di mana semangat perjuangan dirajut ulang oleh tangan-tangan muda, sembari melangkah seirama menyambut usia negeri yang terus tumbuh.
Kontingen lain pun diharapkan tak hanya mengejar penampilan terbaik, tetapi juga mampu menjadi duta sejarah yang menyalakan kembali api patriotisme di dada setiap penonton.
Redaksi : Mediasekawan













