Beranda / Uncategorized / Festival Budaya IPPMAL Kendari Season 3 Tahun 2026: Merajut Identitas, Menguatkan Generasi

Festival Budaya IPPMAL Kendari Season 3 Tahun 2026: Merajut Identitas, Menguatkan Generasi

Lombe Buton Tengah, Mediasekawan.com 18 agustus 2026 – Gelaran Festival Budaya yang digagas oleh Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Lombe Kendari (IPPMAL Kendari) sukses memukau masyarakat Buton Tengah. Bertempat di Gedung Serbaguna Lombe, kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (15/08/2026) malam itu tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga simbol semangat kolektif dalam melestarikan akar budaya di tengah derasnya arus modernisasi. Antusiasme masyarakat, mulai dari pemuda, mahasiswa, hingga tokoh adat dan pemerintah, memenuhi lokasi acara sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WITA, menjadikan malam itu sebagai panggung kebanggaan lokal.

Festival yang memasuki musim ketiga ini mengusung misi strategis: menghidupkan kembali nilai-nilai budaya dan kesenian khas Lombe yang mulai tergerus zaman. Kehadiran para pemangku kepentingan turut mewarnai acara, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Buton Tengah sekaligus Pembina IPPMAL Kendari, Kasman Rauf, S.Sos.I., M.A., perwakilan Camat Gu yang diwakili oleh Lurah Bombonawulu, Wa Ode Herni, S.K.M., serta Ketua Rumpun Bombonawulu dan para alumni IPPMAL Kendari. Dukungan lintas elemen ini menegaskan bahwa pelestarian budaya bukanlah tugas segelintir orang, melainkan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Kasman Rauf menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif IPPMAL Kendari. “Saya sangat mengapresiasi langkah nyata IPPMAL Kendari yang dengan konsisten menggelar festival ini. Ini adalah upaya kolektif untuk memastikan bahwa seni, tradisi, dan bahasa daerah tidak hanya dikenang, tetapi juga diwariskan kepada generasi penerus,” ujarnya dengan penuh haru. Ia menambahkan, kegiatan seperti ini menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan, di mana generasi muda diajak untuk bangga pada identitasnya sendiri.

Senada dengan itu, Ketua Panitia Ahmad Yudin dalam pidatonya mengajak seluruh pemuda dan mahasiswa untuk menjadi agen perubahan di kampung halaman. “Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa membangun kampung bukan hanya soal fisik, tetapi juga soal menjaga jiwa dan karakternya. Kalau bukan kita, siapa lagi?” tegas Yudin, disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin. Semangat kolaborasi ini menjadi roh dari setiap rangkaian acara yang disuguhkan.

Beragam pertunjukan menarik memeriahkan panggung festival, mulai dari tarian tradisional yang memukau, penampilan Mangaru (sastra lisan khas Buton), hingga solo vokal yang membawakan lagu-lagu daerah. Tidak ketinggalan, pemutaran film dokumenter tentang sejarah Lombe, pembacaan puisi bertema perjuangan budaya, serta drama komedi Wandiu-Ndiu yang mengundang tawa sekaligus menyiratkan pesan moral tentang kehidupan sosial masyarakat setempat. Setiap penampilan dirancang tidak hanya untuk menghibur, tetapi juga untuk menggugah kesadaran akan kekayaan intelektual dan seni yang dimiliki.

Salah satu panitia, Nia, menyoroti pentingnya penggunaan bahasa daerah di tengah ancaman kepunahan bahasa lokal. “Bahasa adalah cermin peradaban. Saya berharap anak-anak muda tetap menggunakan bahasa daerah dalam keseharian mereka, di mana pun mereka berada. Jangan biarkan bahasa ini punah karena kita sendiri yang melupakannya,” tutur Nia dengan nada penuh harap. Pesan ini menjadi pengingat bahwa pelestarian budaya dimulai dari hal sederhana, yaitu tutur kata sehari-hari.

Kesuksesan festival ini tidak lepas dari dukungan para sponsor dan donatur, di antaranya Maimo, Andaba, Mendolas, Kwarcab Buteng, Baim Ceery Decoration, serta seluruh masyarakat Lombe yang turut berpartisipasi. Kolaborasi ini membuktikan bahwa kebersamaan adalah kunci utama dalam menghidupkan tradisi.

Dengan semaraknya Festival Budaya IPPMAL Kendari Season 3, diharapkan akan lahir generasi baru yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kaya akan nilai-nilai budaya. Sebab, sebuah bangsa yang kuat adalah bangsa yang tidak pernah kehilangan jati dirinya.

Redaksi : Mediasekawan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *