Beranda / Uncategorized / HUT ke-13 Konawe Kepulauan, Gubernur ASR Tegaskan Refleksi Pembangunan dan Tantangan Masa Depan

HUT ke-13 Konawe Kepulauan, Gubernur ASR Tegaskan Refleksi Pembangunan dan Tantangan Masa Depan

KONAWE KEPULAUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Kepulauan (Konkep) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 secara khidmat di Pelataran TPI Langara, Kecamatan Wawonii Barat, Minggu (12/4/2026).

Peringatan ini terasa istimewa dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi perjalanan dua tahun kepemimpinan Bupati Rifqi Saifullah Razak bersama Wakil Bupati Muhammad Farid dalam mengarahkan pembangunan daerah.

Ribuan peserta dari berbagai unsur memadati lokasi upacara. Mulai dari ASN (PNS dan PPPK), TNI/Polri, tokoh masyarakat, hingga jajaran Forkopimda, OPD, camat, dan kepala desa. Kehadiran mereka mencerminkan soliditas dan semangat kebersamaan masyarakat dalam memperingati hari jadi daerah yang dikenal sebagai “Pulau Kelapa”.

Upacara diawali dengan pembacaan sejarah singkat berdirinya Kabupaten Konawe Kepulauan, mengingatkan kembali perjalanan panjang daerah tersebut sejak awal pembentukan hingga kini genap berusia 13 tahun.

Dalam amanatnya, Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa peringatan HUT tidak boleh dimaknai sekadar seremoni tahunan. Ia mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat untuk menjadikan momen ini sebagai ruang refleksi sekaligus evaluasi terhadap capaian pembangunan.

“Momentum ini harus dimaknai sebagai upaya bersama untuk meninjau kembali perjalanan pembangunan, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan daerah, maupun pembinaan kehidupan masyarakat,” tegasnya.

Gubernur yang akrab disapa ASR itu juga memberikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Konawe Kepulauan selama 13 tahun terakhir. Namun, ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidak ringan.

Sejumlah isu strategis masih membayangi, mulai dari persoalan sosial dan ekonomi, pengangguran, hingga inflasi. Selain itu, ancaman krisis pangan, energi, serta dinamika keuangan global juga menjadi perhatian serius yang harus diantisipasi sejak dini.

Tak hanya itu, isu lingkungan seperti pencemaran, kerusakan alam, dan potensi bencana turut menjadi sorotan. Dalam konteks tata kelola pemerintahan, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan profesionalitas dan integritas aparatur sipil negara (ASN) sebagai pilar utama pelayanan publik.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga harmoni dalam keberagaman dengan mengedepankan nilai-nilai budaya serta kearifan lokal. Sinergi dan kerja kolektif dinilai menjadi kunci dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

Sebagai penutup, Gubernur Sultra menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemimpin daerah, baik yang tengah menjabat maupun yang telah purna tugas, serta seluruh elemen masyarakat atas kontribusi nyata dalam membangun Konawe Kepulauan.

“Mari jadikan HUT ke-13 ini sebagai momentum memperkuat komitmen dan semangat kebersamaan untuk mewujudkan Wawonii Emas—ekonomi maju, adil, dan sejahtera, demi Sulawesi Tenggara yang lebih maju, aman, dan religius,” pungkasnya.(redaksi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *