Baubau — Warga Kelurahan Tanganapada, Kecamatan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, dikejutkan dengan penemuan jasad Yusran Elfargani (54), mantan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Baubau, pada Minggu (14/12/2025) sore.
Yusran ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, terbaring di atas sofa ruang tamu. Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Seksi Humas Polres Baubau, Iptu Rino Asnan, saat dikonfirmasi pada Minggu malam.
“Benar, korban merupakan mantan Ketua Bawaslu Kota Baubau dan ditemukan meninggal dunia di kediamannya,” ujar Iptu Rino.
Penemuan jasad korban bermula dari kecurigaan pihak keluarga. Istri korban yang tengah berada di luar kota mengaku kesulitan menghubungi Yusran sejak beberapa waktu terakhir. Merasa khawatir, seorang saksi bernama Raihan mendatangi rumah korban untuk memastikan kondisinya.
Namun, setibanya di lokasi, rumah korban dalam keadaan terkunci rapat dan tidak ada respons meski telah dipanggil berulang kali. Saksi kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk membuka pintu belakang rumah secara paksa.
Sekitar pukul 11.50 Wita, personel Polsek Murhum bersama Tim Inafis Polres Baubau tiba di lokasi guna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Secara kasat mata, tidak terlihat luka atau indikasi kekerasan. Kerusakan pada pintu belakang rumah terjadi akibat upaya pembukaan paksa oleh saksi,” jelas Iptu Rino.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Peristiwa ini menyita perhatian publik mengingat Yusran Elfargani merupakan sosok yang cukup dikenal sebagai penyelenggara pemilu di Kota Baubau.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari pemeriksaan lanjutan yang tengah dilakukan.**














