Beranda / Hukum/Kriminal / Aktivis Desak Kejagung Bongkar Aktor Intelektual Korupsi Tambang Nikel Kolaka Utara: “H.H. Dalangnya!”

Aktivis Desak Kejagung Bongkar Aktor Intelektual Korupsi Tambang Nikel Kolaka Utara: “H.H. Dalangnya!”

Jakarta, Mediasekawan.com.— Aroma busuk dugaan korupsi tambang nikel di Sulawesi Tenggara kembali menyeruak ke permukaan. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Jaringan Aktivis Mahasiswa Hukum Sultra–Jakarta menggelar Aksi Jilid I di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Jumat siang.

Aksi tersebut menjadi bentuk desakan keras agar Kejagung RI turun tangan dan menginstruksikan Kejati Sultra untuk menuntaskan seluruh fakta hukum yang terungkap dalam sidang kasus korupsi tambang nikel eks IUP PT Pandu Citra Mulia (PCM) yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Kendari.

Koordinator aksi, Muhammad Rahim, menyebut secara tegas nama H.H., pemilik IUP PT PCM sekaligus pemilik PT Kurnia Mining Resources (KMR), sebagai otak intelektual di balik praktik korupsi tambang nikel yang menimbulkan kerugian negara hingga Rp233 miliar.

“H.H. bukan sekadar pemegang izin tambang, tapi dalang besar yang mengatur seluruh aktivitas ilegal di lapangan. Kami menuntut Kejati Sultra segera menindaklanjuti fakta-fakta persidangan dan menetapkan semua pihak yang terlibat!” tegas Rahim dalam orasinya.

Dalam sidang yang digelar di PN Kendari, sejumlah nama lain pun ikut terseret, antara lain mantan Calon Wakil Bupati Kolaka Utara Timber, Ketua Kadin Kolut Gafur, H. Binu, Ko Andi, H. Igo, Erwin, dan Yomi.
Rahim menegaskan, semua pihak yang disebut dalam persidangan harus diperiksa tanpa pandang bulu, dan penegakan hukum tidak boleh tebang pilih.

“Jika Kejati Sultra tidak berani memproses para pelaku besar, maka ini menjadi bukti lemahnya integritas penegakan hukum di daerah,” ujarnya lantang.

Rahim menegaskan, aksi ini baru awal dari gerakan panjang untuk membongkar skandal nikel di Kolaka Utara.

“Kami akan terus kawal kasus ini sampai dalangnya dijebloskan ke penjara. Aksi Jilid II akan kami gelar pekan depan dengan massa yang lebih besar dan tuntutan yang lebih keras!” tandasnya.**

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *