Beranda / Uncategorized / Arus Mudik Menguat, Pelni Siagakan 13 Kapal di Pelabuhan Murhum

Arus Mudik Menguat, Pelni Siagakan 13 Kapal di Pelabuhan Murhum

Baubau — Arus mudik Lebaran 2026 mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Merespons lonjakan tersebut, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiagakan total 13 kapal untuk melayani penumpang di Pelabuhan Murhum, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Dua armada tambahan yang dikerahkan adalah KM Gunung Dempo dan KM Bukit Siguntang. Penambahan ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan jelang dan saat puncak arus mudik.

Kepala Pelni Cabang Baubau, Djasman, menyebut Baubau memiliki volume penumpang yang tinggi, bahkan hampir setara dengan pelabuhan kelas satu di Indonesia. Karena itu, penguatan armada dinilai sebagai langkah strategis, bukan sekadar penyesuaian rutin.

“Untuk angkutan Lebaran 2026, Pelni menyiapkan total 13 kapal, termasuk dua tambahan di Pelabuhan Baubau,” ujar Djasman, Selasa (24/2/2026).

Sebelumnya, Pelni mengoperasikan 11 armada di lintasan tersebut, yakni:

KM Dobonsolo

KM Ciremai

KM Tidar

KM Lambelu

KM Sinabung

KM Dorolonda

KM Sirimau

KM Labobar

KM Leuser

KM Nggapulu

KM Tilongkabila

Seluruh kapal dipastikan dalam kondisi siap operasi dan tidak ada yang menjalani doking, sehingga optimal dalam melayani pergerakan penumpang.

Lonjakan Sudah Terlihat

Memasuki hari kelima Ramadan 1447 Hijriah, peningkatan jumlah penumpang mulai tampak di Pelabuhan Murhum. Arus kedatangan ke Baubau mendominasi, menandakan mobilitas masyarakat telah bergerak lebih awal.

Secara nasional, Pelni memproyeksikan jumlah penumpang angkutan Lebaran 2026 mencapai lebih dari 450 ribu orang. Bahkan, dalam pengalaman tahun-tahun sebelumnya, realisasi kerap melampaui kuota awal yang ditetapkan.

“Realisasi penumpang biasanya melampaui kuota awal,” kata Djasman.

Imbauan: Beli Tiket Lebih Awal

Pelni mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket melalui saluran resmi, seperti aplikasi Pelni Mobile, situs resmi perusahaan, loket kantor cabang, serta kanal perbankan dan ritel modern. Langkah ini penting untuk menghindari kehabisan tiket sekaligus menekan potensi praktik percaloan.

Penumpang juga disarankan memesan tiket pulang-pergi sekaligus guna memastikan kelancaran perjalanan arus balik.

Pelni menegaskan komitmennya menjaga ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan kapal (on time performance). Meski demikian, faktor cuaca masih menjadi tantangan utama yang berpotensi memengaruhi jadwal pelayaran.

“Namun akhir-akhir ini, kapal hampir semuanya tiba tepat waktu,” tutup Djasman.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *