BOMBANA – MEDIASEKAWAN.COM.|| Menjelang perayaan Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN), khususnya bagi pejabat struktural di lingkup pemerintahan daerah. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.
Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin, M.Si., secara tegas menginstruksikan seluruh pejabat agar tidak meninggalkan wilayah Bombana, baik sebelum maupun selama momentum hari raya berlangsung. Instruksi tersebut berlaku bagi seluruh kepala OPD, camat, lurah, kepala desa, hingga pejabat eselon II, III, dan IV.
“Saya minta seluruh pejabat tidak meninggalkan Bombana. Ini perintah yang harus dipatuhi,” tegas Bupati.
Menurutnya, kehadiran pejabat di daerah merupakan hal yang tidak bisa ditawar, mengingat Idul Fitri menjadi periode krusial di mana masyarakat sangat membutuhkan kehadiran pemerintah, baik dalam pelayanan administrasi maupun pengendalian situasi di lapangan.
Namun demikian, di tengah penegasan tersebut, muncul indikasi bahwa masih terdapat sejumlah pejabat yang diduga bepergian ke luar daerah. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu stabilitas pelayanan publik.
Ketidakpatuhan terhadap instruksi pimpinan dinilai mencerminkan lemahnya disiplin birokrasi, sekaligus berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah.
Pemerintah Kabupaten Bombana pun memberikan sinyal tegas bahwa setiap pelanggaran terhadap instruksi tersebut akan menjadi bahan evaluasi. Bahkan, pejabat yang terbukti melanggar berpotensi dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Seorang ASN yang enggan disebutkan namanya menilai bahwa langkah tegas perlu diambil agar aturan tidak hanya menjadi imbauan semata.
“Kalau memang ada pejabat yang tidak patuh, harus dievaluasi dan diberikan sanksi. Supaya ada efek jera,” ujarnya.
Situasi ini menjadi ujian bagi komitmen pemerintah daerah dalam menegakkan disiplin aparatur, khususnya di momen penting seperti Idul Fitri. Publik pun menaruh perhatian terhadap konsistensi kebijakan yang diterapkan.
Dengan adanya instruksi ini, seluruh ASN diharapkan dapat menunjukkan profesionalisme dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas, serta memastikan kehadiran negara tetap dirasakan oleh masyarakat selama perayaan hari raya. (AO)














