KENDARI – MEDIASEKAWAN.COM.|| Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara resmi melepas peserta program Mudik Gratis 2026 di Pelabuhan Nusantara Kendari, Selasa (17/3/2026).
Dalam sambutannya, gubernur menegaskan bahwa momen mudik menjelang Idulfitri 1447 Hijriah harus menjadi perjalanan yang aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.
Menurutnya, program mudik gratis ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu warga yang ingin pulang ke kampung halaman tanpa terbebani biaya transportasi yang kerap meningkat saat musim Lebaran.
Program Mudik Gratis Bersama ASR 2026 sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
Gubernur berharap melalui program ini, masyarakat dapat merasakan kemudahan akses transportasi sekaligus mengurangi risiko perjalanan yang tidak aman akibat keterbatasan biaya.
“Semoga mudiknya lancar, aman, dan bahagia, serta memudahkan para pemudik untuk sampai ke tempat tujuan,” ujar Andi Sumangerukka.
Ia juga menegaskan bahwa program tersebut sepenuhnya gratis tanpa pungutan biaya dan berlaku untuk perjalanan pergi maupun kembali.
Program ini melayani berbagai rute transportasi laut dan darat di wilayah Sulawesi Tenggara, antara lain Kendari–Raha, Kendari–Baubau, Raha–Kendari, Baubau–Raha, hingga Kendari–Wanci, serta didukung layanan bus DAMRI.
Secara keseluruhan, program mudik gratis tahun ini mencakup 13.752 penumpang dan 1.030 unit kendaraan roda dua, dengan sebagian besar tiket difasilitasi oleh Kementerian Perhubungan.
Pada kesempatan tersebut, gubernur juga meninjau langsung kesiapan armada dan proses keberangkatan, serta menyerahkan secara simbolis Surat Persetujuan Berlayar kepada nahkoda kapal.
Ia turut mengimbau para pemudik agar tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan dan mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan ketertiban bersama.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap program mudik gratis ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai upaya menghadirkan layanan transportasi yang lebih terjangkau, aman, dan merata bagi masyarakat. (AO)














