KENDARI — MEDIASEKAWAN.COM.|| Polresta Kendari menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dengan mengambil langkah tegas terhadap aksi premanisme yang mengatasnamakan organisasi kemasyarakatan (ormas) di wilayah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Kapolresta Kendari menyampaikan bahwa pihak kepolisian tidak akan mentolerir segala bentuk tindakan yang meresahkan masyarakat, termasuk pemalangan jalan, intimidasi, pemerasan, maupun aksi sepihak lainnya yang berlindung di balik nama ormas.
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya laporan masyarakat terkait sekelompok orang yang diduga menutup akses jalan umum dan mengganggu aktivitas warga serta dunia usaha di salah satu wilayah di Kota Kendari.
Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan, setiap tindakan yang melanggar hukum akan diproses sesuai ketentuan perundang-undangan tanpa pandang bulu.
Menurutnya, tidak ada ruang bagi premanisme dalam bentuk apa pun di tengah masyarakat.
Ia menekankan bahwa ormas sejatinya hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung pembangunan sosial, bukan justru menjadi sumber keresahan publik dengan melakukan tindakan melawan hukum.
Polresta Kendari juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap bentuk gangguan kamtibmas yang terjadi di lingkungan sekitar. Laporan dapat disampaikan melalui layanan Call Center 110 maupun langsung ke kantor kepolisian terdekat.
Selain penindakan hukum, kepolisian juga melakukan langkah preventif dengan meningkatkan patroli dan pemantauan di sejumlah titik rawan guna mencegah potensi terjadinya aksi serupa.
Polisi saat ini tengah mendalami sejumlah laporan terkait dugaan pemalangan jalan dan permintaan sejumlah uang yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan ormas terhadap pengelola perumahan di Kota Kendari.
Pendalaman tersebut dilakukan untuk memastikan duduk perkara secara utuh sekaligus mengungkap motif serta pihak-pihak yang terlibat dalam aksi yang meresahkan masyarakat tersebut.
Kapolresta Kendari menegaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ia berharap, langkah tegas ini dapat memberikan efek jera bagi para pelaku sekaligus mencegah munculnya aksi premanisme berkedok ormas di kemudian hari.
Polresta Kendari berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta elemen sipil lainnya guna menciptakan situasi keamanan yang kondusif dan mendukung aktivitas masyarakat secara aman dan tertib. (AO)














