Beranda / Daerah / Kapolda Sultra Turun Langsung ke Pelabuhan dan Kawasan Wisata, Antisipasi Lonjakan Mobilitas Jelang Ramadan

Kapolda Sultra Turun Langsung ke Pelabuhan dan Kawasan Wisata, Antisipasi Lonjakan Mobilitas Jelang Ramadan

KENDARI — Menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang bulan suci Ramadan, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Didik Agung Widjanarko turun langsung ke lapangan. Pada Sabtu, 7 Februari 2026, ia memimpin patroli gabungan dengan meninjau pelabuhan penyeberangan dan kawasan wisata pesisir, dua sektor yang dinilai rawan terhadap gangguan keamanan dan keselamatan publik.

Patroli tersebut tidak sekadar bersifat simbolik. Kehadiran Ketua DPRD Sultra dan Komandan Lanud Haluoleo dalam rombongan menegaskan keseriusan sinergi lintas institusi dalam mengamankan wilayah perairan Sulawesi Tenggara, terutama di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat melalui jalur laut.

Rombongan melakukan pemantauan langsung terhadap kesiapan fasilitas pelabuhan, sistem pengamanan, serta titik-titik wisata pesisir yang diprediksi menjadi magnet kunjungan warga. Kapolda memastikan seluruh personel di lapangan berada dalam kondisi siap siaga untuk merespons berbagai potensi kerawanan, mulai dari kecelakaan pelayaran hingga gangguan ketertiban umum.

“Kami ingin memastikan seluruh jalur transportasi laut dan kawasan wisata benar-benar aman dan siap menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat,” tegas Irjen Pol Didik di sela peninjauan.

Ia menekankan bahwa pengawasan akan diperketat, khususnya terkait standar keselamatan pelayaran dan potensi gangguan kamtibmas. Respons cepat terhadap situasi darurat menjadi perhatian utama, mengingat intensitas pergerakan warga dipastikan meningkat menjelang Ramadan.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda dan rombongan juga berdialog langsung dengan petugas pelabuhan. Selain menyerap aspirasi, dialog itu dimaksudkan untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa transportasi laut berjalan optimal dan sesuai standar keselamatan.

Irjen Pol Didik menegaskan, pola pengamanan selama Ramadan akan mengedepankan pendekatan preventif dan humanis. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan maupun beraktivitas di kawasan pesisir.

Patroli gabungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas wilayah pesisir Sulawesi Tenggara. Peningkatan arus penumpang dan wisatawan melalui jalur laut dinilai membutuhkan pengawasan ekstra agar risiko kecelakaan serta tindak kriminal dapat ditekan sejak dini.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif, mencerminkan kesiapan aparat dalam memberikan perlindungan maksimal kepada masyarakat. Warga pun diimbau untuk tetap mematuhi aturan keselamatan pelayaran dan ketentuan di kawasan wisata demi keamanan bersama.(redaksi).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *