Beranda / Uncategorized / Kebakaran Misterius di Tolala: Dua Rumah Ludes, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

Kebakaran Misterius di Tolala: Dua Rumah Ludes, Kerugian Tembus Rp1 Miliar

KOLAKA UTARA,MEDIASEKAWAN.COM. — Kebakaran hebat yang meluluhlantakkan dua unit rumah di Desa Tolala, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara, Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 15.00 Wita, menyisakan tanda tanya sekaligus kerugian besar yang ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Dua rumah yang hangus diketahui milik pasangan almarhum H. Anton dan almarhumah Hj. Suarni. Kini, aset tersebut berada di bawah penguasaan menantunya, Amiruddin (52), seorang wiraswasta. Namun, saat kebakaran terjadi, salah satu rumah dilaporkan dalam kondisi kosong—fakta yang turut memperkuat dugaan awal namun sekaligus membuka ruang spekulasi.

Api disebut pertama kali muncul dari bangunan tak berpenghuni tersebut, sebelum dengan cepat merambat ke rumah di sebelahnya. Material bangunan yang mudah terbakar diduga menjadi pemicu cepatnya penyebaran si jago merah.

Personel Polsek Tolala yang dipimpin IPTU Andi Jusman bergerak ke lokasi setelah menerima laporan warga. Mereka langsung berkoordinasi dengan tim pemadam kebakaran, berupaya mengendalikan api yang terus membesar di tengah kepanikan warga.

“Dugaan sementara akibat korsleting listrik. Rumah dalam keadaan kosong dan banyak material mudah terbakar, sehingga api cepat membesar,” ungkap Aipda Ahmad Syaiful dari Humas Polres Kolaka Utara.

Meski dugaan awal mengarah pada korsleting listrik, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam, termasuk menelusuri kondisi instalasi listrik dan kemungkinan faktor lain yang memicu kebakaran.

Di lokasi kejadian, warga hanya bisa menyaksikan kobaran api melahap bangunan tanpa mampu berbuat banyak. Proses pemadaman berlangsung dramatis, sementara kepulan asap pekat membumbung tinggi di atas permukiman.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kehilangan dua rumah sekaligus menjadi pukulan berat bagi pemilik. Peristiwa ini juga menjadi pengingat serius akan potensi bahaya listrik, khususnya pada bangunan yang ditinggalkan tanpa pengawasan.

Hingga kini, garis polisi masih terpasang di lokasi, sementara aparat terus mengumpulkan keterangan guna mengungkap penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan dua rumah tersebut./Red.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *