Beranda / Sosial / Ketua komisi I DPM FISIP UHO Kritik Ketimpangan Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Kecamatan Maginti

Ketua komisi I DPM FISIP UHO Kritik Ketimpangan Pembangunan Infrastruktur Jalan Di Kecamatan Maginti

KENDARI, MEDIASEKAWAN.COM – Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu indikator utama keberhasilan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, hingga hari ini, masyarakat Desa Pajala dan Desa Abadi Jaya, Kecamatan Maginti, Kabupaten Muna Barat, masih dihadapkan pada kondisi jalan yang rusak dan belum mendapatkan penanganan yang memadai dari pemerintah daerah.(Jum’at/05/Juni/2026).

Kondisi ini menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Muna Barat masih menyisakan persoalan serius. Padahal, jalan merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan, serta pelayanan pemerintahan.

Yang menjadi perhatian lebih jauh adalah fakta bahwa ruas Jalan Pajala–Abadi Jaya merupakan akses utama yang menghubungkan masyarakat wilayah kepulauan Kecamatan Maginti dengan pusat pemerintahan Kabupaten Muna Barat. Jalan tersebut juga menjadi jalur yang digunakan para kepala desa dan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan publik. Akan tetapi, hingga saat ini kondisi jalan tersebut masih jauh dari kata layak.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan. Sebab, pembangunan seharusnya tidak hanya terfokus pada wilayah tertentu, tetapi juga harus menjangkau seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Sebagai putra daerah Kecamatan Maginti, saya menilai bahwa lambannya penanganan ruas Jalan Pajala–Abadi Jaya telah menciptakan kekecewaan yang semakin besar di tengah masyarakat. Masyarakat berhak mempertanyakan alasan mengapa akses vital yang mereka gunakan setiap hari belum menjadi prioritas pembangunan daerah.

Apabila kondisi ini terus dibiarkan, maka akan muncul persepsi publik bahwa Kecamatan Maginti belum memperoleh perhatian yang proporsional dalam kebijakan pembangunan Kabupaten Muna Barat. Persepsi tersebut tentu tidak boleh dianggap sepele, karena dapat memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

Pemerintah Kabupaten Muna Barat perlu memahami bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya soal pembangunan fisik semata, melainkan juga menyangkut keadilan sosial, pemerataan pelayanan publik, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat untuk memperoleh akses yang layak.

Oleh karena itu, saya mendesak Pemerintah Kabupaten Muna Barat untuk segera mengambil langkah konkret dengan menjadikan perbaikan ruas Jalan Pajala–Abadi Jaya sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Pemerintah harus hadir melalui kebijakan yang nyata, terukur, dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Masyarakat Kecamatan Maginti tidak membutuhkan janji yang berulang. Yang mereka harapkan adalah bukti nyata bahwa pemerintah benar-benar hadir dan bekerja untuk seluruh rakyat tanpa membedakan wilayah. Sebab pada akhirnya, keberhasilan pembangunan tidak diukur dari banyaknya slogan yang disampaikan, tetapi dari sejauh mana masyarakat merasakan manfaat pembangunan tersebut secara langsung.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *