Beranda / Sosial / Lipat Sultra Soroti Ambisi UCGL Aspac 2026, Wali Kota Diminta Fokus Benahi Persoalan Dasar Kota Kendari

Lipat Sultra Soroti Ambisi UCGL Aspac 2026, Wali Kota Diminta Fokus Benahi Persoalan Dasar Kota Kendari

MediaSekawan.Com Kendari — Lingkar Pemikir dan Aktivis Sulawesi Tenggara (LIPAT SULTRA) menyoroti pernyataan Wali Kota Kendari terkait ambisi menjadikan Kota Kendari dikenal hingga tingkat internasional melalui pelaksanaan forum UCLG Aspac 2026. Menurut LIPAT SULTRA, pemerintah daerah seharusnya lebih mengutamakan penyelesaian persoalan mendasar masyarakat dibanding sibuk membangun pencitraan melalui agenda internasional.

Ketua LIPAT SULTRA, AMANTOMO AMIL, menilai masih banyak persoalan yang hingga hari ini menjadi keluhan masyarakat Kota Kendari, mulai dari infrastruktur jalan, drainase dan banjir, pelayanan publik, pengangguran, hingga persoalan lingkungan yang belum tertangani secara maksimal.

“Jangan sampai agenda internasional hanya menjadi panggung seremonial dan pencitraan politik, sementara kondisi masyarakat masih menghadapi banyak persoalan mendasar,” tegasnya.

LIPAT SULTRA menilai kegiatan internasional memang dapat menjadi sarana promosi daerah, namun pemerintah harus mampu membuktikan manfaat konkret yang dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar mengejar pengakuan internasional.

Selain itu, LIPAT SULTRA mendesak Pemerintah Kota Kendari untuk terbuka kepada publik terkait penggunaan anggaran pelaksanaan UCLG Aspac 2026, termasuk sumber pembiayaan serta dampak ekonominya terhadap masyarakat lokal.

Adapun tuntutan yang disampaikan LIPAT SULTRA yakni:

1. Mendesak Pemerintah Kota Kendari membuka secara transparan anggaran pelaksanaan UCLG Aspac 2026.

2. Meminta Wali Kota Kendari memprioritaskan penyelesaian persoalan dasar masyarakat dibanding pencitraan politik internasional.

3. Mendesak DPRD Kota Kendari melakukan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran kegiatan internasional tersebut.

4. Memastikan agenda UCLG Aspac 2026 tidak membebani APBD dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

LIPAT SULTRA menegaskan bahwa kritik yang disampaikan merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial dalam demokrasi demi memastikan pembangunan di Kota Kendari berjalan sesuai kepentingan masyarakat luas.

“Kritik adalah bentuk kepedulian terhadap daerah.”

Penulis: Asar Buton

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *