Beranda / Pendidikan / Mahasiswa KKN Reguler Berdampak BATCH II UHO Dorong Digitalisasi UMKM Melalui Pengenalan Dan Pembuatan QRIS Di Desa Lapasi-Pasi

Mahasiswa KKN Reguler Berdampak BATCH II UHO Dorong Digitalisasi UMKM Melalui Pengenalan Dan Pembuatan QRIS Di Desa Lapasi-Pasi

Kolaka Utara, Mediasekawan.com 3 Agustus 2026 – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, sistem pembayaran non-tunai telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Menjawab tantangan tersebut, Mahasiswa KKN Reguler Berdampak Batch II Universitas Halu Oleo melaksanakan program pengenalan sekaligus pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Lapasi-Pasi.

Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital masyarakat serta mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Melalui penggunaan QRIS, transaksi menjadi lebih praktis, cepat, aman, dan efisien karena pelanggan dapat melakukan pembayaran menggunakan berbagai aplikasi dompet digital maupun mobile banking tanpa perlu membawa uang tunai.

Selain memberikan sosialisasi mengenai manfaat pembayaran digital, mahasiswa KKN juga mendampingi pelaku UMKM dalam proses pendaftaran hingga pembuatan QRIS sehingga dapat langsung digunakan dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Pendampingan ini diharapkan mampu memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing UMKM di era ekonomi digital.

Kehadiran program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Lapasi-Pasi. Para pelaku usaha mengaku sangat terbantu karena kini memiliki alternatif sistem pembayaran yang lebih modern dan memudahkan konsumen dalam bertransaksi. Menurut mereka, penggunaan QRIS juga memberikan kesan bahwa usaha yang dijalankan semakin mengikuti perkembangan zaman dan lebih dipercaya oleh pelanggan.

Melalui program kerja ini, Mahasiswa KKN Reguler Berdampak Batch II Universitas Halu Oleo berharap digitalisasi UMKM tidak hanya menjadi tren, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan semakin banyaknya pelaku usaha yang memanfaatkan QRIS, diharapkan UMKM Desa Lapasi-Pasi mampu berkembang lebih maju, inklusif, dan siap bersaing di era digital.

Redaksi : Mediasekawan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *