MEDIASEKAWAN KENDARI– Kabar kehilangan mendadak menyelimuti kalangan pemeriksa keuangan negara. Haerul Saleh, anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2022–2027, dilaporkan tewas dalam peristiwa kebakaran yang melanda kediamannya di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat pagi.
Insiden kebakaran terjadi di rumah permanen dua lantai yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal pribadi almarhum. Berdasarkan keterangan awal dari petugas pemadam kebakaran setempat, api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 07.50 WIB dari bagian belakang bangunan, lalu dengan cepat membesar karena adanya material mudah terbakar sisa pekerjaan renovasi.
Korban diduga sedang beristirahat di lantai dua saat peristiwa terjadi. Upaya penyelamatan sempat terhambat karena akses tangga tertutup api dan asap tebal. Sementara itu, istri dan anak almarhum dipastikan berada di luar rumah sehingga selamat dari musibah.
Sebanyak 12 unit mobil pemadam dan puluhan personel dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan diterjunkan ke lokasi. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 08.49 WIB, namun nyawa Haerul Saleh tidak terselamatkan.
Dugaan sementara, sumber api berasal dari percikan listrik atau benda logam yang mengenai tiner yang digunakan untuk membersihkan peralatan renovasi. Namun, tim Puslabfor Polri masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Haerul Saleh dikenal sebagai figur yang memiliki rekam jejak panjang di dunia politik dan pemerintahan. Sebelum dipercaya sebagai anggota BPK, ia pernah duduk di kursi DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, dan dikenal vokal dalam isu tata kelola keuangan daerah, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur.
Wafatnya almarhum meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar BPK, DPR, serta masyarakat Kolaka, Sulawesi Tenggara, yang selama ini menjadikannya sebagai salah satu panutan dari putra daerah.
Sejumlah mantan koleganya di Senayan turut menyampaikan belasungkawa. Mereka mengenang Haerul sebagai sosok yang rendah hati dan loyal dalam memperjuangkan kepentingan rakyat melalui jalur pengawasan dan legislasi.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah berpulang saudara kita, bapak Haerul Saleh, seorang abdi negara yang sungguh-sungguh dalam bekerja. Kami kehilangan sosok yang konsisten dan berintegritas,” demikian salah satu pernyataan resmi dari rekan sejawatnya.
Proses evakuasi dan identifikasi jenazah telah selesai dilakukan. Rencananya, almarhum akan dimakamkan secara layak sesuai protokol dan keinginan keluarga. Pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tenggara juga telah menyatakan akan memberikan penghormatan terakhir secara simbolis sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian almarhum selama ini.
Penulis:Asarbuton














