MediaSekawan.Com Kendari– 9 Mei 2026Pemuda Asli Muna Kecamatan Marobo menyatakan dukungan penuh terhadap pernyataan Rajiun Tumada yang menegaskan bahwa seorang kepala daerah sebaiknya mundur apabila tidak sanggup memberikan kesejahteraan kepada masyarakat.
Pernyataan tersebut dinilai relevan dengan kondisi yang saat ini dihadapi masyarakat Kabupaten Muna, menyusul pernyataan Bupati Muna yang menyebut bahwa pemerintah daerah tidak memiliki anggaran untuk pembangunan jalan beraspal. Kondisi ini menimbulkan kekecewaan publik, terutama karena saat kampanye politik sebelumnya, masyarakat disuguhi berbagai janji pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan yang sangat meyakinkan.
Menurut Pemuda Asli Muna Kecamatan Marobo, alasan ketiadaan anggaran tidak dapat dijadikan pembenaran atas mandeknya pembangunan. Kepala daerah memiliki kewajiban konstitusional dan moral untuk merumuskan kebijakan, mengelola anggaran, serta mencari solusi agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Pemuda Asli Muna Kecamatan Marobo, Maman Marobo, menegaskan bahwa jabatan kepala daerah bukan sekadar posisi politik, melainkan amanah besar untuk menghadirkan kesejahteraan rakyat.
“Jika sejak awal telah menjanjikan pembangunan dan kesejahteraan kepada masyarakat, maka janji itu harus diwujudkan. Ketika pemerintah justru menyatakan tidak memiliki kemampuan anggaran untuk membangun infrastruktur dasar seperti jalan aspal, maka publik berhak mempertanyakan komitmen dan kapasitas kepemimpinan. Lebih baik mundur daripada terus mempertahankan jabatan tanpa mampu menghadirkan kesejahteraan bagi rakyat,” tegas Maman Marobo.
Secara yuridis, tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik, pemberdayaan, dan partisipasi masyarakat sebagaimana diatur dalam Pemerintah Republik Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dalam kerangka tersebut, kepala daerah dituntut untuk mampu menjalankan pemerintahan secara efektif dan berpihak pada kepentingan rakyat.
Pemuda Asli Muna Kecamatan Marobo menilai masyarakat tidak membutuhkan alasan, melainkan bukti nyata berupa pembangunan yang dapat dirasakan secara langsung. Infrastruktur jalan merupakan kebutuhan mendasar yang sangat menentukan pertumbuhan ekonomi, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, dan konektivitas antarwilayah.
Oleh karena itu, Pemuda Asli Muna Kecamatan Marobo mendesak Pemerintah Kabupaten Muna untuk segera menyusun langkah konkret guna merealisasikan pembangunan yang telah dijanjikan kepada masyarakat. Apabila pemerintah daerah tidak mampu memenuhi amanah tersebut, maka pernyataan Rajiun Tumada patut dijadikan refleksi bahwa keberanian untuk mundur merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada rakyat.
Penulis:Asar Buton














