Bombana, Mediasekawan.com 3 November 2026 – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bombana mulai melakukan pendataan dan pemutakhiran informasi jemaah calon haji yang diproyeksikan berangkat pada musim haji tahun 2027 mendatang. Senin 2/11/2027
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bombana, H. Surahman, S.HI, tercatat sebanyak 174 orang jemaah masuk dalam kategori berhak melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) untuk keberangkatan tahun 2027.
Selain itu, terdapat delapan orang jemaah yang memilih menunda keberangkatan dengan sejumlah alasan, di antaranya kondisi kesehatan dan masih menunggu kesiapan mahram untuk mendampingi perjalanan ibadah haji.
Sementara itu, tiga orang jemaah tercatat batal berangkat karena alasan kesehatan maupun keterbatasan ekonomi.
Adapun untuk proses pelimpahan nomor porsi, terdapat 18 orang jemaah yang masuk dalam kategori siap dan sedang menjalani proses pelimpahan porsi. Pelimpahan tersebut berkaitan dengan kondisi jemaah yang meninggal dunia maupun mengalami sakit sehingga tidak dapat melanjutkan persiapan keberangkatan.
Di tengah proses persiapan tersebut, H. Surahman, S.HI menyampaikan sejumlah pesan dan harapan kepada seluruh jemaah calon haji Kabupaten Bombana, khususnya mereka yang telah terverifikasi dan dinyatakan siap berangkat.
Ia mengimbau agar jemaah senantiasa menjaga kondisi kesehatan sejak dini, mengingat ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang prima.
“Kepada seluruh jemaah yang sudah terverifikasi dan dinyatakan siap berangkat, kami berharap agar senantiasa menjaga kesehatan. Persiapan kesehatan sejak dini sangat penting agar nantinya jemaah dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik dan lancar,” pesannya.
Selain menyampaikan imbauan terkait kesehatan, H. Surahman juga memberikan perhatian khusus terhadap potensi penipuan yang menyasar jemaah maupun masyarakat yang sedang menunggu giliran keberangkatan haji.
Ia mengingatkan seluruh jemaah dan masyarakat calon jemaah haji Kabupaten Bombana agar tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menghubungi melalui telepon dengan mengatasnamakan Kementerian Haji dan Umrah serta menawarkan iming-iming percepatan keberangkatan haji.
Menurutnya, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang menjanjikan kemudahan atau percepatan keberangkatan di luar prosedur resmi.
“Untuk seluruh jemaah haji dan masyarakat calon jemaah haji Kabupaten Bombana, kami mengimbau agar tidak mudah terjebak oleh bujuk rayu oknum-oknum tertentu yang menghubungi melalui telepon dengan mengatasnamakan Kementerian Haji dan Umrah, kemudian menjanjikan atau menawarkan percepatan keberangkatan haji. Jika ada pihak yang melakukan hal seperti itu, masyarakat harus waspada karena hal tersebut merupakan indikasi kuat penipuan,” tegas H. Surahman.
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah memberikan data pribadi, dokumen penting, maupun sejumlah uang kepada pihak yang tidak jelas identitas dan kewenangannya.
H. Surahman berharap masyarakat selalu memastikan kebenaran setiap informasi terkait penyelenggaraan ibadah haji melalui saluran resmi Kementerian Haji dan Umrah.
Lebih lanjut, pemutakhiran data jemaah merupakan bagian penting dalam memastikan proses penyelenggaraan ibadah haji berjalan tertib, terencana, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pendataan tersebut juga menjadi langkah untuk memberikan kepastian administrasi sekaligus memudahkan pelayanan kepada jemaah maupun keluarga yang mengurus proses pelimpahan porsi.
Melalui berbagai upaya pendataan, pelayanan, dan pembinaan tersebut, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bombana berharap seluruh tahapan persiapan keberangkatan jemaah haji tahun 2027 dapat berjalan lancar.
H. Surahman juga berharap para calon jemaah haji dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, menjaga kesehatan, serta senantiasa mengikuti informasi dan prosedur resmi agar terhindar dari berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan penyelenggaraan ibadah haji.
Dengan demikian, kesiapan administrasi, kesehatan, serta kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji Kabupaten Bombana tahun 2027.
𝗣𝗲𝗻𝘂𝗹𝗶𝘀: 𝗛.𝗔𝗻𝗱𝗶 𝗦𝘆𝗮𝗺
Redaksi : Mediasekawan











