Beranda / Uncategorized / Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mantobua Desak Perbaikan Jalan: Akses Wisata Napabale-Meleura Rusak Parah, Potensi Ekonomi Terhambat

Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mantobua Desak Perbaikan Jalan: Akses Wisata Napabale-Meleura Rusak Parah, Potensi Ekonomi Terhambat

MUNA, 28 Mei 2026 – Kondisi jalan penghubung Desa Mantobua dan Desa Korihi yang rusak parah menjadi sorotan tajam Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mantobua (HiPPMMa). Organisasi ini secara resmi menuntut Pemerintah Kabupaten Muna dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muna segera mengambil langkah nyata memperbaiki akses vital tersebut, yang merupakan jalur utama menuju dua destinasi wisata unggulan daerah: Pantai Napabale dan Danau Meleura.

Ketua HiPPMMa, Asran, menyampaikan bahwa kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung bertahun-tahun namun belum mendapatkan penanganan serius dari pihak berwenang. Berdasarkan pemantauan di lapangan, permukaan jalan kini penuh lubang, berlumpur dan becek saat musim hujan, serta berdebu tebal saat kemarau, sehingga dinilai sudah sangat tidak layak dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

“Jangan sampai pemerintah bersikap apatis dan diam saja melihat kondisi ini. Ini bukan jalan desa biasa, melainkan gerbang utama menuju objek wisata kebanggaan Muna yang sudah dikenal luas hingga ke luar daerah,” tegas Asran dalam keterangan persnya, Rabu (28/5/2026).

Ia menambahkan, kerusakan parah ini sangat merugikan, terlebih jumlah kunjungan wisatawan ke Napabale dan Meleura terus meningkat tajam setiap musim liburan. Jalan yang rusak menjadi penghalang besar bagi wisatawan untuk berkunjung, yang pada akhirnya mematikan harapan ekonomi warga sekitar dan mengurangi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya masuk ke kas daerah.

“Kalau jalannya rusak dan susah dilalui, bagaimana wisatawan mau datang? Padahal potensinya sangat besar. Ujung-ujungnya yang rugi adalah warga sekitar yang berharap hidup dari pariwisata, dan juga pendapatan daerah kita sendiri,” lanjutnya.

Merespons kondisi tersebut, HiPPMMa secara resmi menyampaikan tiga tuntutan utama kepada Bupati Muna dan seluruh anggota DPRD Muna:

1. Segera melakukan survei teknis dan melaksanakan perbaikan bersifat permanen pada seluruh ruas jalan Mantobua – Korihi;
2. Menjadikan perbaikan dan pemeliharaan akses jalan menuju kawasan wisata Napabale dan Meleura sebagai prioritas utama dalam alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026;
3. Mempublikasikan secara terbuka rencana kerja, rincian anggaran, serta jadwal pelaksanaan perbaikan agar masyarakat dapat mengawasi prosesnya secara transparan.

Asran menegaskan, pihaknya dan masyarakat sangat mendukung kemajuan pariwisata Kabupaten Muna. Namun, dukungan itu harus diimbangi dengan perhatian dan kerja nyata pemerintah daerah. Ia juga memberikan peringatan tegas: jika dalam waktu dekat tidak ada respon maupun langkah nyata, HiPPMMa berencana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turun ke jalan melakukan aksi damai sebagai bentuk protes.

“Kami cinta Muna, kami ingin pariwisata kita maju pesat. Tapi semua harapan itu tidak akan terwujud kalau pemerintah hanya bekerja di balik meja dan enggan turun melihat kenyataan di lapangan,” tutup Asran.

HiPPMMa berharap, perhatian dan tindak lanjut segera dilakukan agar potensi wisata Kabupaten Muna dapat dinikmati sepenuhnya dan membawa kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.

Narahubung:
Asran
Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Mantobua (HiPPMMa)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *