Beranda / Sosial / Musrenbang Desa Waturempe, Warga Usulkan Pengadaan Jonder hingga Perbaikan Jalan Dusun II

Musrenbang Desa Waturempe, Warga Usulkan Pengadaan Jonder hingga Perbaikan Jalan Dusun II

Muna Barat, Mediasekawan.com 3 November 2026 – Masyarakat Desa Waturempe, Kecamatan Tiworo Kepulauan, Kabupaten Muna Barat, menyampaikan sejumlah usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) untuk penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2027, Senin (2/11/2026).

Dalam forum tersebut, masyarakat terlihat antusias menyampaikan berbagai kebutuhan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas dan kesejahteraan warga. Sejumlah usulan yang mengemuka meliputi pengadaan fasilitas olahraga, pemerataan penerangan jalan, bantuan sektor pertanian, hingga perbaikan infrastruktur jalan.

Di bidang olahraga, masyarakat mengusulkan pengadaan lapangan mini soccer, bola voli, dan takraw. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi sarana olahraga sekaligus ruang kegiatan positif bagi generasi muda di Desa Waturempe.

Masyarakat juga mengusulkan pemerataan penerangan jalan di seluruh wilayah desa. Dalam pembahasannya, telah disepakati bahwa pemerintah desa menyediakan kebutuhan perlengkapan berupa kabel, lampu, dan pelindung lampu untuk mendukung pengadaan fasilitas penerangan tersebut.

Sementara itu, sektor pertanian menjadi salah satu perhatian utama dalam penyampaian aspirasi. Mayoritas masyarakat Desa Waturempe diketahui berprofesi sebagai petani sehingga pengadaan alat pertanian berupa jonder dinilai sangat dibutuhkan untuk menunjang pengolahan lahan.

Namun, keterbatasan anggaran desa melalui APBDes, ADD, dan Dana Desa (DD) menjadi kendala dalam merealisasikan pengadaan alat tersebut. Karena itu, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Muna Barat dapat memberikan perhatian dan mempertimbangkan bantuan pengadaan jonder melalui program pemerintah daerah.

Selain jonder, masyarakat turut mengusulkan pengadaan bibit jagung dan racun rumput guna membantu kebutuhan petani dalam mengelola lahan pertanian.

Persoalan infrastruktur juga menjadi perhatian warga. Jalan menuju Dusun II yang saat ini mengalami kerusakan cukup parah dan dipenuhi lubang diharapkan segera mendapatkan perbaikan. Kondisi jalan tersebut dinilai mengganggu mobilitas masyarakat dan aktivitas sehari-hari.

Melalui forum Musrenbang Desa ini, masyarakat berharap seluruh usulan yang telah disampaikan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program pembangunan tahun 2027. Terutama bagi usulan yang belum mampu direalisasikan melalui anggaran desa, masyarakat meminta adanya dukungan dan perhatian dari Pemerintah Kabupaten Muna Barat.

Masyarakat menegaskan bahwa setiap usulan yang disampaikan bukan sekadar keinginan, melainkan berangkat dari kebutuhan nyata yang dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

“Suara masyarakat adalah suara Tuhan.” Ungkapan tersebut menjadi pesan bahwa aspirasi masyarakat sudah sepatutnya didengar dan diperhatikan. Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya menerima dan mencatat usulan, tetapi juga mempertimbangkan serta memperjuangkannya agar dapat diwujudkan melalui program pembangunan.

Sebab, tujuan pembangunan pada dasarnya adalah memenuhi kebutuhan masyarakat. Jangan sampai aspirasi yang telah disampaikan dalam forum musyawarah hanya menjadi catatan tanpa tindak lanjut. Warga Desa Waturempe berharap ada langkah nyata agar pembangunan dapat dirasakan secara merata dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.

Redaksi : Mediasekawan

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *