Beranda / Uncategorized / BBM Subsidi Diduga Bocor dari SPBN, JARI 98 Buton Tantang Polisi Bongkar “Pemain Besar”

BBM Subsidi Diduga Bocor dari SPBN, JARI 98 Buton Tantang Polisi Bongkar “Pemain Besar”

Buton, 25 Maret 2026 — Kasus dugaan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar di Kabupaten Buton kian panas. Jaringan Aktivis Reformasi 98 (JARI 98) Cabang Buton secara terbuka menekan aparat agar tak berhenti di pelaku lapangan, tetapi berani mengungkap aktor utama di balik praktik ilegal tersebut.

Sorotan tajam diarahkan pada sumber BBM. Dari hasil penelusuran lapangan, aktivis menduga kuat solar subsidi yang diamankan Polres Buton berasal dari SPBN Kondowa—indikasi serius adanya kebocoran dalam rantai distribusi yang seharusnya diawasi ketat.

“Kalau benar berasal dari SPBN, ini bukan lagi kasus kecil. Ada sistem yang dimainkan. Ini pintu masuk untuk membongkar jaringan yang lebih besar,” tegas Ketua JARI 98 Buton, Almufakhir Idris.

JARI 98 menilai, dugaan ini tak bisa dipandang sebelah mata. Mereka mendesak pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelola SPBN hingga pihak-pihak yang berpotensi terlibat dalam distribusi ilegal tersebut.

Lebih jauh, isu ini merembet ke dugaan yang lebih sensitif: keterlibatan oknum aparat. JARI 98 menyebut adanya indikasi oknum Polairud berinisial S yang diduga menjadi “pelindung” aktivitas ilegal tersebut.

“Jangan berhenti di sopir atau pengecer. Ungkap siapa yang bermain di belakang. Jika ada aparat terlibat, harus dibuka terang. Hukum tidak boleh tumpul ke atas,” sergah Idris.

Tekanan publik pun diarahkan pada transparansi penanganan kasus. JARI 98 menegaskan akan terus mengawal proses hukum hingga ke pengadilan, memastikan tidak ada kompromi dalam penegakan hukum.

Mereka juga mendesak Divisi Propam Polri turun tangan melakukan pemeriksaan internal, jika dugaan keterlibatan aparat terbukti.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum. Di tengah maraknya praktik mafia BBM subsidi yang merugikan masyarakat, publik menunggu: beranikah polisi menyentuh aktor besar di balik layar?

Sementara itu, penyelidikan oleh Unit Tipiter Satreskrim Polres Buton masih berlangsung. Polisi mengklaim tengah menelusuri jaringan yang lebih luas, termasuk mengurai asal-usul distribusi BBM yang diduga bocor dari SPBN Kondowa.

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *