Beranda / Peristiwa / LIN Sultra Perkuat Sinergi dengan Polda dan Kesbangpol, Dorong Gerakan Sadar Hukum dan Lingkungan

LIN Sultra Perkuat Sinergi dengan Polda dan Kesbangpol, Dorong Gerakan Sadar Hukum dan Lingkungan

KENDARI – Ketua Lembaga Investigasi Negara Provinsi Sulawesi Tenggara (LIN Sultra), Adyansyah, menggelar pertemuan khusus bersama Dir Binmas Polda Sultra Kombes Pol. Suharman Sanusi dan Kepala Kesbangpol Sultra Andrian Nursalam, SE., MM., pada Senin (16/02/2026) di Warkop Kopi Kita II, Kendari.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun kesadaran sosial dan kepedulian lingkungan di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan itu, Adyansyah menegaskan komitmen LIN Sultra untuk terus memperkuat langkah strategis kelembagaan dengan menggandeng Direktorat Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polda Sultra serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sultra. Sinergi ini diarahkan untuk membangun pendekatan persuasif, edukatif, dan preventif kepada masyarakat.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian integral dari pembentukan Tim Khusus “LIN Sultra Peduli” yang sebelumnya telah resmi dibentuk sebagai wadah gerakan sosial dan pengawasan partisipatif. Kehadiran tim ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan dan stabilitas sosial.

Adyansyah menilai keterlibatan Dir Binmas Polda Sultra sangat penting dalam membangun komunikasi yang humanis antara lembaga, aparat keamanan, dan masyarakat. Melalui pola pembinaan dan penyuluhan, masyarakat akan didorong untuk lebih aktif menjaga ketertiban, kebersihan, serta harmoni sosial di lingkungan masing-masing.

“Sinergitas dengan Dir Binmas dan Kesbangpol merupakan langkah konkret memperkuat gerakan kolaboratif. Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa menjaga lingkungan dan stabilitas sosial adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah atau aparat semata,” ujar Adyansyah.

Sementara itu, peran Kesbangpol Sultra dipandang strategis dalam memperkuat wawasan kebangsaan, menjaga kondusivitas daerah, serta mendorong partisipasi organisasi kemasyarakatan dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan. Koordinasi yang terstruktur dinilai akan memperluas jangkauan program hingga tingkat akar rumput.

Dalam waktu dekat, LIN Sultra bersama Dir Binmas Polda dan Kesbangpol Sultra akan menyusun agenda bersama. Salah satunya adalah edukasi dan sosialisasi sadar hukum serta sadar lingkungan di tingkat kelurahan dan desa sebagai upaya membangun kesadaran sejak dini.

Selain itu, akan digelar gerakan kebersihan lingkungan secara kolaboratif bersama masyarakat dan pemerintah daerah. Program ini juga mencakup penguatan pengawasan partisipatif terhadap pelaksanaan pembangunan daerah agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

Kegiatan sosial kemasyarakatan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelompok rentan juga menjadi prioritas. Edukasi sosial dan peningkatan kepekaan diri bagi seluruh elemen masyarakat turut menjadi fokus agar tercipta kepedulian kolektif yang berkelanjutan.

Memasuki bulan Ramadhan mendatang, Ketua LIN Sultra berencana mengundang LSM, ormas, dan berbagai elemen masyarakat untuk membangun kolaborasi yang lebih luas. Momentum tersebut diharapkan menjadi ruang konsolidasi dalam memperkuat dedikasi bersama terhadap kemajuan daerah.

Kolaborasi ini dinilai selaras dengan visi pembangunan nasional Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pembangunan berkelanjutan, penguatan ketahanan sosial, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Di tingkat daerah, langkah ini sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, dan Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dalam mewujudkan daerah yang asri, tertib, dan berdaya saing.

Adyansyah menegaskan bahwa sinergitas ini bukan sekadar seremoni kelembagaan, melainkan gerakan nyata di lapangan. Ia berharap kehadiran LIN Sultra Peduli dapat menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat, sehingga setiap persoalan sosial dan lingkungan dapat diselesaikan secara kolaboratif demi Sulawesi Tenggara yang lebih bersih, harmonis, dan berkelanjutan. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *