Kendari,Mediasekawan.com 14 September 2026 – Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) akan menggelar kegiatan Pekan Literasi AI Pemilu di SMKN 4 Kendari pada 18 September 2026 mendatang. Mengangkat tema “Stop Sebar Sebelum Cek”, kegiatan ini diadakan sebagai upaya untuk meningkatkan literasi digital dan kesadaran di kalangan pemilih pemula menjelang Pemilu 2029 seiring dengan perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
Kegiatan ini ditujukan kepada siswa-siswa sebagai calon pemilih pemula agar mereka dapat berpikir kritis dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan isu politik dan pemilu di platform digital. Dengan berkembangnya teknologi AI, pembuatan dan penyebaran konten menjadi lebih mudah, namun hal ini juga meningkatkan risiko munculnya informasi yang manipulatif, menyesatkan, bahkan hoaks yang tidak sesuai dengan fakta.
Melalui tema “Stop Sebar Sebelum Cek”, peserta akan diberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya verifikasi sebelum membagikan sebuah pesan. Ini sangat penting mengingat media sosial kini menjadi platform utama bagi generasi muda untuk mengonsumsi dan berbagi informasi.
Dalam kegiatan ini, terdapat tiga pembicara yang membawakan sub-topik secara mendalam:
Dewi Sri Maharani membicarakan tentang Fact-Checking Informasi Politik, dengan fokus pada faktor psikologis yang membuat seseorang cenderung membagikan informasi. Peserta diajak untuk memahami pengaruh emosi (seperti marah, takut, dan senang), identitas kelompok, serta fenomena Fear of Missing Out (FOMO) yang seringkali mendorong penyebaran informasi tanpa adanya klarifikasi.
Fifi April Liani menjelaskan aspek teknis mengenai hal-hal yang perlu diperiksa sebelum membagikan konten, seperti keandalan sumber, tanggal publikasi, konteks permasalahan, perbandingan dari media yang dapat dipercaya, hingga keaslian foto, video, dan kutipan.
Fitda Warti menyampaikan materi mengenai verifikasi visual dan sumber, memberikan panduan praktis dalam mengenali, memeriksa, serta menyaring konten digital sebelum diunggah ke media sosial.
Melalui serangkaian materi tersebut, peserta diharapkan dapat mengidentifikasi ciri-ciri informasi yang meragukan, memahami pentingnya verifikasi, dan secara konsisten menerapkan prinsip “Stop Sebar Sebelum Cek”.
Kegiatan ini ditargetkan untuk memberikan kontribusi nyata dari mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UHO dalam membangun ekosistem informasi politik yang sehat dan bertanggung jawab, terutama bagi generasi muda dan pemilih pemula jelang Pemilu 2029.
Redaksi : Mediasekawan













