Beranda / Uncategorized / Gelombang Desakan Evaluasi Kapolres Bombana Menguat, KABB Serahkan Pernyataan Sikap ke Polres

Gelombang Desakan Evaluasi Kapolres Bombana Menguat, KABB Serahkan Pernyataan Sikap ke Polres

BOMBANA, MEDIASEKAWAN.COM. – Gelombang desakan terhadap evaluasi kepemimpinan Kapolres Bombana terus menguat. Ratusan mahasiswa, aktivis, dan elemen masyarakat sipil yang tergabung dalam Konsorsium Aktivis Bombana Bersatu (KABB) menggelar aksi demonstrasi damai di Kabupaten Bombana, Kamis (11/6/2026).

Aksi tersebut merupakan respons atas peristiwa yang terjadi dalam demonstrasi mahasiswa pada 3 Juni 2026 lalu yang dinilai telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat dan memicu perhatian publik terkait ruang demokrasi serta kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

Massa aksi memulai kegiatan dari Tugu Brimob Bombana sebelum bergerak menuju sejumlah titik strategis di pusat kota. Di depan Rumah Jabatan Bupati Bombana, peserta aksi menyampaikan orasi dan meminta pemerintah daerah turut memberikan perlindungan terhadap hak-hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai dan bertanggung jawab.

Selanjutnya, massa bergerak menuju Mapolres Bombana. Kendaraan diparkir di sekitar Lorong SMP Negeri 29 Rumbia, kemudian seluruh peserta berjalan kaki menuju kantor kepolisian sebagai simbol persatuan gerakan dan komitmen mengawal demokrasi melalui jalur konstitusional.

Di depan Mapolres Bombana, massa secara bergantian menyampaikan orasi serta menyerahkan dokumen Pernyataan Sikap KABB yang memuat dua tuntutan utama. Pertama, mendesak Kapolri melakukan evaluasi terhadap Kapolres Bombana dan mencopotnya dari jabatan. Kedua, meminta Divisi Propam Polri serta Bidang Propam Polda Sulawesi Tenggara melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri.

Menurut KABB, tuntutan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga akuntabilitas institusi negara serta memastikan setiap dugaan pelanggaran terhadap hak-hak konstitusional warga negara mendapat perhatian serius.

Menariknya, dokumen pernyataan sikap tersebut diterima langsung oleh Kapolres Bombana yang juga membubuhkan tanda tangan sebagai tanda penerimaan resmi atas aspirasi yang disampaikan massa aksi.

Selain menerima tuntutan, Kapolres Bombana juga menyampaikan komitmen melalui rekaman video yang pada prinsipnya menegaskan bahwa tindakan yang menjadi polemik dan menimbulkan kegelisahan masyarakat tidak akan kembali terjadi dalam pengamanan aksi demonstrasi di masa mendatang.

Koordinator Lapangan KABB, Asri, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dan masyarakat untuk menjaga ruang demokrasi agar tetap berjalan sesuai prinsip negara hukum.

“Kami hadir bukan untuk menciptakan konflik. Kehadiran massa aksi hari ini adalah bentuk kepedulian terhadap demokrasi dan harapan agar setiap perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog serta mekanisme hukum yang berlaku,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Aksi, Juz Wiwing, menegaskan bahwa demonstrasi yang berlangsung damai menunjukkan kedewasaan gerakan mahasiswa Bombana dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap penyelenggaraan kekuasaan.

“Gerakan ini tidak dilandasi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu. Ini adalah bentuk kontrol sosial yang dijamin undang-undang. Karena itu, kami akan terus mengawal proses ini secara konstitusional sampai terdapat kejelasan dan tindak lanjut atas tuntutan yang telah kami sampaikan,” katanya.

Senada dengan itu, Andi Amil yang turut mendampingi jalannya aksi menegaskan bahwa substansi perjuangan mahasiswa tidak berfokus pada individu tertentu, melainkan pada pentingnya menjaga prinsip akuntabilitas dan profesionalisme institusi negara.

“Aksi ini bukan tentang sentimen terhadap seseorang. Yang kami perjuangkan adalah prinsip bahwa setiap tindakan yang diduga mencederai hak konstitusional warga negara harus mendapatkan evaluasi secara objektif dan transparan. Demokrasi hanya dapat tumbuh ketika kritik dihormati dan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Usai menyampaikan aspirasi di Mapolres Bombana, massa melanjutkan agenda ke Gedung DPRD Bombana untuk menyampaikan tuntutan secara kelembagaan. Namun, berdasarkan informasi yang diperoleh, seluruh anggota DPRD Bombana tengah melaksanakan agenda kedinasan bersama Pemerintah Kabupaten Bombana di sejumlah kementerian.

Sebagai tindak lanjut, DPRD Bombana dijadwalkan akan menggelar audiensi resmi dengan KABB pada pekan depan guna membahas aspirasi yang telah disampaikan mahasiswa dan masyarakat.

Sepanjang aksi berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan terhadap ketertiban umum. KABB menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta aksi, masyarakat, dan aparat keamanan yang turut menjaga jalannya demonstrasi.

Konsorsium tersebut menegaskan akan terus mengawal perjuangan melalui langkah-langkah konstitusional sebagai bagian dari komitmen menjaga demokrasi, supremasi hukum, dan hak-hak warga negara di Kabupaten Bombana.

“Demokrasi tidak membutuhkan kekuasaan yang anti kritik, melainkan kekuasaan yang berani dievaluasi demi menjaga kepercayaan rakyat,” demikian pernyataan KABB.(redaksi).

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *